ANALISIS MANFAAT SISTEM INFROMASI MANAJEMEN KINERJA PEGAWAI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Transformasi digital dalam birokrasi menuntut setiap instansi pemerintah untuk tidak hanya mengembangkan, tetapi juga mengevaluasi efektivitas sistem informasi yang digunakan. Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengimplementasikan aplikasi KiPApp sebagai media manajemen kinerja pegawai, tetapi hingga saat ini manfaat nyata dari aplikasi tersebut belum pernah dikaji secara sistematis. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan apakah KiPApp benar-benar mampu mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi sekaligus efisiensi sumber daya. Penelitian ini menawarkan solusi dengan melakukan analisis manfaat KiPApp menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, kemudian diolah menggunakan Tabel Generik SI/TI untuk mengidentifikasi manfaat, dikodifikasi, serta dianalisis keterkaitan sebab-akibatnya hingga diperoleh evaluasi manfaat akhir. Hasil penelitian menunjukkan enam manfaat utama implementasi KiPApp, yaitu: meningkatkan kualitas hasil kerja (IQU-01), meningkatkan akurasi perencanaan (IAC-04), meningkatkan akurasi keputusan (IAC-05), meningkatkan citra organisasi karena kepatuhan terhadap aturan (IIM-03), mempercepat proses pengambilan keputusan (APR-08), dan mengurangi biaya cetak dokumen dan ATK (RCO-10). Secara kuantitatif, KiPApp memberikan potensi penghematan biaya cetak/ATK sebesar ±Rp244 juta per tahun.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan dengan Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
[1] A. Suryanto, A. Sudrajat, and S. Hadiati, Sistem Manajemen Kinerja Aparatur Sipil Negara, 1st ed. Jakarta: Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia, 2021. [Online]. Available: https://www.bppdapwi.com
[2] K. Rizkiyah, “Analisis Manfaat Investasi Integrated Collection System (ICS) Pada Penyelenggaraan Survei dan Sensus: Studi Kasus Badan Pusat Statistik RI,” 2021.
[3] B. Ranti and S. W. Nugroho, Manajemen Investasi Teknologi Informasi. Jakarta, 2020.
[4] R. Heeks, Implementing and Managing EGovernment An International Text. London: SAGE Publisher, 2006.
[5] O. Avila, S. Sastoque, and O. Cuevas, “A literature review of benefit analysis approaches for it projects in the public sector,” in ICEIS 2017 - Proceedings of the 19th International Conference on Enterprise Information Systems, SciTePress, 2017, pp. 411–418. doi: 10.5220/0006333204110418.
[6] J. Creswell and C. Poth, Qualitative Inquiry & Research Design Choosing Among Five Approaches Fourth Edition. London, 2018.
[7] J. Recker, Scientific Research in Information Systems. Springer Berlin Heidelberg, 2013. doi: 10.1007/978-3-642-30048-6.
[8] D. Sualang, K. Stanley, and B. Ranti, “Identifikasi Manfaat Bisnis SI/TI Menggunakan Metode Ranti’s Generic IS/IT Business Value (Studi Kasus: Dipenda Provinsi Sulawesi Utara),” 2009.
[9] J. Creswell, Qualitative Inquiry & Research Design, 5th ed. London: SAGE Publications, 2013.
[10] E. H. Schein, Organizational Culture and Leadership (4th ed.), 4th ed. Jossey-Bass, 2010.
[11] J. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 2023.
[12] J. Sterman, Business Dynamics Systems Thinking and Modeling for a Complex World, Thirteenth. Kundli: Rajkamal Electric Press, 2023.
[13] C. Huxham and S. Vangen, Managing to Collaborate The Theory and Practice of Collaborative Advantange. 2005.
[14] S. Park, “Motivating raters through work design: Applying the job characteristics model to the performance appraisal context,” 2017, Cogent OA. doi: 10.1080/23311908.2017.1287320.
[15] K. McAnally and M. S. Hagger, “Self-Determination Theory and Workplace Outcomes: A Conceptual Review and Future Research Directions,” Jun. 01, 2024, Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). doi: 10.3390/bs14060428.
[16] A. Azmy, “The Roles of Organizational Commitment, Emotional Intelligence, and Job Satisfaction for Improving Employee Performance at a Construction Company,” Binus Business Review, vol. 14, no. 3, pp. 307–319, Oct. 2023, doi: 10.21512/bbr.v14i3.9809.
[17] W. H. DeLone and E. R. McLean, “The DeLone and McLean model of information systems success: A ten-year update,” in Journal of Management Information Systems, M.E. Sharpe Inc., 2003, pp. 9–30. doi: 10.1080/07421222.2003.11045748.
[18] F. D. Davis, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. Mi, 2013.
[19] H. J. Watson, “Revisiting ralph sprague’s framework for developing decision support systems,” Communications of the Association for Information Systems, vol. 42, no. 1, pp. 363–385, 2018, doi: 10.17705/1CAIS.04213.
[20] A. K. Mishra, “The Digital Transformation of Financial Disclosure: How Emerging Technologies Are Revolutionizing Corporate Transparency and Investor Trust,” Journal of Advanced Research in Operational and Marketing Management, vol. 08, no. 02, pp. 11–25, Apr. 2025, doi: 10.24321/2582.5399.202502.
[21] O. Fields, P. J. Dimaggio, and W. W. Powell, “The Iron Cage Revisited: Institutional Isomomorphism and Collective Ratioationality in Organizational Fields,” 1983.
[22] S. Alter, “Why Are So Many Systems Such a Mess?,” in The Work System Method, 2006.
[23] D. B. Pacheco-Cubillos, J. Boria-Reverter, and J. Gil-Lafuente, “Transitioning to Agile Organizational Structures: A Contingency Theory Approach in the Financial Sector,” Systems, vol. 12, no. 4, Apr. 2024, doi: 10.3390/systems12040142.
[24] R. Viale, S. Gallagher, and V. Gallese, “Bounded rationality, enactive problem solving, and the neuroscience of social interaction,” Front Psychol, vol. 14, 2023, doi: 10.3389/fpsyg.2023.1152866.