PENERAPAN WEBGIS DALAM MENDUKUNG AKSESIBILITAS INFORMASI PASAR TRADISIONAL DI WILAYAH LAMPUNG TENGAH

Isi Artikel Utama

Ricco Herdiyan Saputra
Dita Novitasari
Winia Waziana

Abstrak

Pasar tradisional di Kabupaten Lampung Tengah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun keterbatasan informasi spasial dan aksesibilitas data masih menjadi kendala utama dalam pengelolaan dan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem WebGIS yang dapat memetakan pasar tradisional secara interaktif, menyediakan detail informasi pasar, serta mendukung navigasi rute menuju lokasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak berbasis model Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan penerapan sistem. Data diperoleh melalui survei lapangan dengan GPS serta dokumentasi dari sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi WebGIS berhasil menampilkan peta pasar interaktif, menyajikan informasi detail berupa alamat, kecamatan, keterangan, dan dokumentasi gambar, serta menyediakan fitur navigasi rute. Pengujian blackbox dan whitebox membuktikan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, WebGIS yang dibangun mampu meningkatkan aksesibilitas informasi pasar tradisional, sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan berbasis data.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

[1] F. Wibowo, A. U. Khasanah, and F. I. F. S. Putra, “Analisis Dampak Kehadiran Pasar Modern terhadap Kinerja Pemasaran Pasar Tradisional Berbasis Perspektif Pedagang dan Konsumen di Kabupaten Wonogiri,” Benefit J. Manaj. dan Bisnis, vol. 7, no. 1, pp. 53–65, 2022, doi: 10.23917/benefit.v7i1.16057.

[2] T. M. Mokalu, H. Nayoan, and S. Sampe, “Peran Pemerintah Dalam Pemberdayaan Pasar Tradisional Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Di Pasar Langowan Timur Kecamatan Langowan Timur),” Governance, vol. 1, no. 2, 2021.

[3] H. F. Chefany, R. R. Jannah, M. R. Nugroho, and Y. Novita, “ANALISIS PERAN PASAR INDUK DALAM MENDORONG AKTIVITAS PERTUMBUHAN EKONOMI LOKAL DI PASAR IBUH, PAYAKUMBUH DESTINASI,” J. Psikososial dan Pendidik., vol. 1, no. 2, 2025.

[4] E. S. Dewi, F. A. Ramadhani, M. P. P. Gozali, and A. Fizkia, “Optimalisasi Pemetaan Pola Ruang pada Dinas PUPR Kota Mataram: Pola Ruang Terbuka Hijau dan Pola Ruang Kawasan Pertanian,” Kontribusi J. Pengemb. dan Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 69–81, 2025.

[5] N. Alamsyah, W. Erpurini, and F. Setiawan, “Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Berbasis Website Untuk Pemetaan Objek Wisata Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata PadaKota Bandung,” J. Sains Sosio Hum., vol. 5, no. 1, pp. 544–552, 2021, doi: 10.22437/jssh.v5i1.14174.

[6] D. Mirwansyah and D. Mahdiana, “Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Berbasis Web: Tinjauan Literatur Sistematis (SLR),” Inform. Mulawarman J. Ilm. Ilmu Komput., vol. 18, no. 1, pp. 52–61, 2022.

[7] A. Wicaksono and Z. Hidayah, “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Dalam Meningkatkan Akurasi Informasi Terkait Rekam Jejak Sumur Minyak Dan Gas Bumi Di Pulau Madura,” Jst (Jurnal Sains Dan Teknol., vol. 11, no. 2, pp. 362–370, 2022.

[8] N. Kurniadin, F. V. A. S. Prasetya, P. K. S. Hadi, and W. Feri, “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web (Webgis) Untuk Pemetaan Aset Lahan Dan Bangunan Politani Samarinda,” J SIG (Jurnal Sains Inf. Geogr., vol. 6, no. 1, pp. 20–30, 2023.

[9] F. Hamjang, G. Gafrun, and Z. Zainuddin, “Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Lokasi Toko Oleh-Oleh Khas Sulawesi Tenggara,” Simtek J. Sist. Inf. dan Tek. Komput., vol. 6, no. 1, pp. 1–10, 2021.