Sistem Aplikasi Coding Dan Indexing Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Bringkoning Madura

Isi Artikel Utama

Wincoko
Muhamad Mahmud
Iin Kurniasari

Abstrak

Permasalahan yang dihadapi di Puskesmas Bringkoning Madura yaitu sistem Coding dan indexing Pasien Rawat Jalan saat ini masih belum terkomputerisasi. Pada semua sistem pencatatannya masih manual menggunakan buku tulis dimana terdapat beberapa kekurangan. Menurut hasil observasi yang telah dilakukan kekurangannya antara lain membutuhkan waktu yang cukup lama dan data yang kurang akurat. Salah satu faktor penyebabnya adalah ketidaktelitian saat penulisan dalam melihat jumlah pasien rawat jalan. Tujuan penelitian ini adalah pembuatan aplikasi Coding dan indexing pasien rawat jalan dengan menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Metode yang digunakan yaitu menggunakan model waterfall dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Jenis penelitian ini Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development). Berdasarkan hasil penelitian bahwa aplikasi ini memudahkan petugas rekam medis, dokter, maupun petugas yang bertugas dalam mengantisipasi tindakan yang akan dilakukan terhadap pasien rawat jalan dikarenakan bisa diakses dimanapun berada.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Depkes RI Dirjen Yanmed, “Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia,” 2010.

G. . Hatta, Pedoman manajemen informasi kesehatan dan sarana pelayanan kesehatan revisi Buku Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Rekam Medis/ Medical Record Rumah Sakit Indonesia . Jakarta: UI, 2008.

A. Windari and A. Kristijono, “Analisis Ketepatan Koding Yang Dihasilkan Koder Di Rsud Ungaran,” J. Ris. Kesehat., vol. 5, no. 1, 2016.

H. Octaria, “Peningkatkan Kualitas Pengkodean Pada Ketepatan Dan Kecepatan Pengkodean Penyakit Untuk Penagihan Klaim Bpjs Di Rsud Petala Bumi Pekanbaru,” J. Manaj. Inf. Kesehat. Indones., vol. 4, no. 1, 2016, doi: 10.33560/jmiki.v4i1.92.

R. N. Karimah, D. Setiawan, and P. S. Nurmalia, “Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Gastroenteritis Acute Berdasarkan Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit Balung Jember,” J. Agromedicine Med. Sci., vol. 2, no. 2, 2016.

W. Maryati, B. Murti, and D. Indarto, “Factors Affecting the Quality of Diagnosis Coding and Medical Record at Dr. Moewardi Hospital, Surakarta,” J. Heal. Policy Manag., vol. 01, no. 02, 2016, doi: 10.26911/thejhpm.2016.01.02.01.

J. Eisfeld, “International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems,” TSQ Transgender Stud. Q., vol. 1, no. 1–2, 2014, doi: 10.1215/23289252-2399740.

P. D. Sugiono, “Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif.pdf,” Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. 2014.

R. A.S and M. Shalahuddin, “Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika,” Jurnal Pilar Nusa Mandiri. 2015.

A. M. Rudianto, Pemrograman Web Dinamis menggunakan PHP dan MySQL. 2011.

H. Lisa, “Keakuratan Kode Penyakit Di Puskesmas Srondol Periode Triwulan II Tahun 2015,” Jurnal. Semarang Univ. Dian Nuswantoro, 2015.

A. A. Putri, “Analisis Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Berdasarkan ICD-10 Dalam Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang,” 2018.

U. Al Faruq, “Rancang Bangun Aplikasi Rekam Medis Poliklinik Universitas Trilogi,” J. Inform., vol. 9, no. 1, 2015, doi: 10.26555/jifo.v9i1.a2043.

A. A. H. Pepo and N. Yulia, “Kelengkapan Penulisan Diagnosa Pada Resume Medis Terhadap Ketepatan Pengkodean Klinis Kasus Kebidanan,” J. Manaj. Inf. Kesehat. Indones., vol. 3, no. 2, 2015, doi: 10.33560/.v3i2.88.