Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan Baru Di Departemen Kehakiman Timor - Leste Dengan Menggunakan Metode SAW

  • Broto Poernomo

Abstract

Prosedur perekrutan yang dilaksanakan di Departemen Kehakiman Timor-Leste saat ini masih menggunakan proses manual, sehingga sering terjadi ketidaknyamanan karyawan baru terhadap beban kerja dan job diskripsi yang diterima karena tidak sesuai dengan keahlian mereka. Hal ini mengakibatkan kinerja karyawan tersebut menjadi tidak efisien dan efektif. Sehingga dibutuhkan sistem yang baik dan memperhitungkan keahlian dari calon karyawan. Penggunaan metode Simple Adittive Weighting (SAW) dapat membantu pihak manajemen dalam proses penerimaan karyawan baru. Ada 8 kriteria yang digunakan untuk penerimaan karyawan baru di bidang IT yaitu Software engineer/developer, System analyst/developer, Web engineer/developer, Computer network specialist, Database specialist, IT support/consultant, Lecturer/trainer, dan Umur


Data yang digunakan merupakan data hasil ujian atau tes calon karyawan Departemen Kehakiman Timor-Leste. Ada 7 atribut yang masuk dalam atribut cost yaitu Software engineer/developer, System analyst/developer, Web engineer/developer, Computer network specialist, Database specialist, IT support/consultant, Lecturer/trainer  sedangkan atribut cost hanya satu yaitu umur calon karyawan.


 Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dari 15 calon karyawan, nilai tertinggi didapatkan oleh calon karyawan dengan nama Casimiro Martins dengan total nilai 68.

Published
2017-07-08
How to Cite
POERNOMO, Broto. Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan Baru Di Departemen Kehakiman Timor - Leste Dengan Menggunakan Metode SAW. POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 10-19, july 2017. ISSN 2460-9552. Available at: <http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/Positif/article/view/397>. Date accessed: 17 nov. 2017.