Penggunaan MAPS (Minnesota Assesment of Problem Solving) untuk Mengukur Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Prodi D-III Teknik Pertambangan Pada Mata Kuliah Mekanika Batuan

  • Mitra Yadiannur Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Kartini Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Ahmad Rizani Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Rahma Norfaeda Politeknik Negeri Banjarmasin
Keywords: Problem Solving, MAPS, Mekanika Batuan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan problem solving mahasiswa prodi D-III Pertambangan jurusan teknik sipil pada materi Mekanika Batuan dengan menggunakan rubrik MAPS. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu peneliti mengumpulkan data secara langsung pada situasi tempat penelitian melalui observasi pengamatan. Data penelitian diperoleh secara langsung dari informan dengan menggunakan soal pemecahan masalah (problem solving) menggunakan rubrik MAPS. Data penelitian diperoleh secara langsung dari informan dengan menggunakan soal pemecahan masalah menggunakan rubrik MAPS yang kemudian dianalisis dengan menggunakan software IBM Statistic SPSS 20. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi pengamatan dan data hasil lembar jawaban tes mekanika batuan. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 24 mahasiswa prodi D-III Teknik Pertambangan Jurusan Teknik Sipil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan problem solving mahasiswa prodi D-III teknik pertambangan berada pada kategori sedang yang dibuktikan dengan rerata skor yang diperoleh 2,95.

Downloads

Download data is not yet available.

References

effect of problem solving instruction on physics achievement, problem solving performance and strategy use. American Journal Physics Education, Vol. 2 No. 3, ISSN 1870-9095.

Chu, Yun & MacGregor, J. N. (2011) "Human performance on insight problem solving: a review," The Journal of Problem Solving: Vol. 3: Iss. 2, Article 6. http://dx.doi.org/10.7771/1932-6246.1094

D. P. Maloney, 2011, in Getting Started in PER, Reviews in PER Vol. 2, edited by C. Henderson and K. A. Harper (American Association of Physics Teachers, College Park, MD), http:///www.per-central.org/items/detail.cfm?ID=11457

Guler, G. & Citlas, A. (2011). The visual representation usage levels of mathematics teachers and students in solving verbal problem. International Journal of Humanities and Social Science, Vol 1 nomor 11 (pp.145-154).

Jennifer L. Docktor & José P. Mestre. (2014). Synthesis of discipline-based education research in physics. Phys. Rev. ST Phys. Educ. Res. 10, 020119.2014.

Jennifer L. Docktor, et al. (2016). Assessing student written problem solutions: A problem-solving rubric with application to introductory physics. Phys. Rev. ST Phys. Educ. Res. 12, 010130.

Kay, K. (2010). 21st century skills: why they matter, what they are, and how we get there. Foreword in: 21st Century Skills: Rethinking how students learn, J. Bellanca and R. Brandt (eds.) US: Learning Tree.

M. E. Martinez. (1998). What is problem solving?, Phi Delta Kappan 79,1998, pp 605

Novotna, J., et al. (2014). Problem solving in school mathematics based on heuristic strategies. Journal and Responsibility in Education and Science, Vol. 7, No 1 (pp. 1-6). Diambil pada tanggal 16 Januari 2017 dari http://www.eriesjournal.com/papers/article228.pdf.

Prakitipong, N. & Nakamura, S. (2006) Analysis of mathematics performance of grade five students in Thailand using Newman procedure. Journal international Cooperation in Education, 9, 111-122.

Suherman, H., dkk, 2003, Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Widoyoko, E. P, 2014, Evaluasi program pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelaja

Published
2021-05-30