TINJAUAN DEBIT KEBUTUHAN AIR SALURAN DAERAH IRIGASI TELAGA LANGSAT BERDASARKAN STANDAR PERATURAN IRIGASI (KP) TAHUN 2013

  • Adriani Muhlis Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Fakhrurrazi Fakhrurrazi Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Abdul Khaliq Politeknik Negeri Banjarmasin
Keywords: Debit Kebutuhan Air, Standar Peraturan Irigasi (KP) Tahun 2013

Abstract

Daerah Irigasi Telaga Langsat Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan luas areal 3044,8 Ha, difungsikan untuk dapat mengairi persawahan pertanian dengan irigasi teknis, dalam beberapa tahun terakhir perlu adanya peninjauan kembali pendistribusian air yang hanya cukup berfungsi tapi kurang optimal. Apalagi dari pembangunannya sejak 1989 sampai sekarang sudah berumur lebih dari 30 tahun, dengan menggunakan Kriteria Perencanaan (KP) Tahun 1986. Tujuan penelitian adalah modifikasi dan menghitung ulang debit kebutuhan air agar dapat berfungsi optimal dengan berlandaskan Kriteria Perencanaan Irigasi dalam Peraturan Dirjen SDA KemenPU Tahun 2013, dengan metode penelitian meliputi data primer dan sekunder serta pengolahan data beracuan peraturan tersebut. Hasil didapat debit eksisting 5397 liter/detik dan debit hasil modifikasi sebesar 5652,49 liter/detik, sehingga terdapat selisih kurang debit sebesar 255,49 liter/det. Luasan petak tersier selayaknya diperkecil, idealnya 50 ha, dalam keadaan tertentu dapat ditolelir sampai 75 ha, yang disesuaikan dengan kondisi topografi agar pelaksanaan operasi dan pemeliharaan lebih mudah. Ada beberapa petak tersier dilakukan simulasi modifikasi, dengan memecah luasan petak tersier semula dan menambahkan petak tersier baru yang memungkinkan untuk pembagian secara merata dan terpenuhi sesuai kebutuhan.

Abstract

Telaga Langsat Irrigation Area, Kabupaten Hulu Sungai Selatan with an area of 3044.8 Ha, is functioned to be able to irrigate agricultural rice fields with technical irrigation, in recent years there needs to be a review of the distribution of water which is only functioning but not optimal, base on data of the left Telaga Langsat, it is only served 1264,45 Ha in a discharge is 2,231 m3/sec (Ikrimathus. S, 2013).. Moreover, from its development since 1989 until now it is more than 30 years old, using the 1986 Planning Criteria (KP). The aim of this research is to modify and recalculate the discharge of water needs based on the Irrigation Regulatory Standard (KP) of 2013, with research methods including primary and secondary data as well as data processing based on these regulations. The results show that the existing discharge is 5397 liters / second and the modified discharge is 5652.49 liters / second, so there is a difference of 255.49 liters / sec. The area of tertiary compartments should be reduced, ideally 50 ha, in certain circumstances can be tolerated up to 75 ha, which is adjusted to topographic conditions so that the implementation of operation and maintenance is easier. There are several tertiary plots that have been simulated with modification, by dividing the area of the original tertiary plot and adding new tertiary plots that allow for even distribution and fulfillment as needed

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim, 2006, Peraturan Pemerintah RI Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi. Indonesia: Menkumham RI. Jakarta.
Anonim, 2013, Standar Perencanaan Irigasi. Jakarta.
Ardelimas ARS, Sumono and Rindang, A., 2016 ‘Evaluasi Kinerja Operasi dan Pemeliharaan Sistem Irigasi Bandar Sidoras di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang’, Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 4(1), pp. 83–90.
Arsyad, M., 2017, Modul Pemeliharaan Jaringan Irigasi-Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi. Jakarta: Pusdiklat Sumber Daya Air dan Konstruksi, BPSDM, KemenPUPR. Jakarta.
Ferly. M, 2016, Identifikasi Daerah Irigasi Telaga Langsat Saluran Sekunder Limau Gampang Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Banjarmasin: Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Banjarmasin.
Ikrimathus. S, 2013, Tinjauan Saluran Daerah Irigasi di Kecamatan Telaga Langsat Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Politeknik Negeri Banjarmasin.
Muhlis. A. Darmawani. Effendie. F, 2019, ‘Tinjauan Pemeliharaan Bangunan Saluran Irigasi Sekunder Gudang Tengah (GT) di Daerah Irigasi Riam Kanan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan’, in Seminar Nasional Riset Terapan (SNRT). Banjarmasin: Politeknik Negeri Banjarmasin, pp. 180–191. Available at: www.snrt.poliban.ac.id.
Yuliyana, E., 2011, Identifikasi Bangunan Bagi Dan Sadap Pada Saluran Sekunder Ulin 4 Irigasi Riam Kanan Kabupaten Banjar. Politeknik Negeri Banjarmasin.
Published
2020-12-21