Perbandingan Biaya Galian Tanah Menggunakan Alat Berat Dengan Proses Pengerjaan Manual

  • Gusti Arya Kusuma
  • Rezky Anisari

Abstract

Abstrak


Dalam proyek konstruksi biasanya  pihak pengerja dalam hal ini dapat disebut kontraktor lapangan terkadang mengalami beberapa kendala dalam mengerjakan proyek yang tidak mempunyai akses jalan yang baik, permasalahan tersebut adalah sulitnya untuk mobilisasi alat berat.Akan tetapi terkadang pelaksanaan secara manual pun sulit dilaksanakan dikarenakan terbatasnya  waktu pengerjaan dan perekrutan pekerja untuk proyek tersebut.


Lokasi penelitian untuk ini mencakup daerah Desa tatah alayung kecamatan mandastana kabupaten barito kuala. Metode penelitian data untuk Tugas Akhir ini ialah dengan observasi, yaitu melakukan pengamatan di lapangan berkaitan dengan materi yang dibahas. Observasi dilakukan Daerah Irigasi Rawa (DIR) tanipah Desa Tatah Alayung Kecamatan Mandastana  Kabupaten Barito Kuala.


Berdasarkan analisis perhitungan didapat Volume pekerjaan galiannya sebesar 216,476.80  m3. Biaya excavator long-arm sebesar 1,928,609,738 rupiah, Biaya excavator long-arm + Ponton sebesar 2,571,479,650 rupiah, dan Biaya excavator standard sebesar 714,480,000 rupiah. Jika pekerjaan dilakukan dengan menggunakan alat-alat manual dan dikerjakan oleh pekerja galian didapatkan hasil sebesar 22,580,000,000 rupiah. Rasio perbandingan biaya antara alat berat dengan pekerjaan manual adalah 2,571,479,650 : 22,580,000,000 atau sama dengan 1 : 8,78 (Bila diambil dari biaya alat berat yang terbesar).


Kata kunci : Excavator, Biaya, Pekerja


Abstract


In construction projects, usually the workman in this case can be called a field contractor, sometimes experiencing some obstacles in working on projects that do not have good road access, the problem is the difficulty of mobilizing heavy equipment. However, sometimes even manual implementation is difficult to carry out due to limited working time and recruitment of workers for the project.


The research location for this area includes tatah alayung village, mandastana sub-district, barito kuala district. This data research method is by observation, which is conducting observations in the field relating to the material discussed. Observations were carried out in the Swamp Irrigation Area (DIR) Tanipah, Tatah Alayung Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency.


Based on the analysis of calculations, the volume of excavation works is 216,476.80 m3. The cost of long-arm excavators is 1,928,609,738 rupiahs, the cost of long-arm excavators + Pontoons is 2,571,479,650 rupiahs, and the cost of standard excavators is 714,480,000 rupiahs. If the work is carried out using manual tools and is carried out by excavated workers, the result is 22,580,000,000 rupiah. The ratio of the cost ratio between heavy equipment with manual work is 2,571,479,650: 22,580,000,000 or equal to 1: 8,78 (If taken from the largest cost of heavy equipment).


 Keywords : Failure, Settlement, Eccentricity

References

Arafuru, 2015. “Pengertian Rencana Anggaran Biaya RAB Proyek Bangunan”.
(https://www.google.co.id/amp/arafuru.com/sipil/pengertian-rencana-anggaran-biaya-rab-proyek-bangunan.html. diakses tanggal 8 Oktober 2018)
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Balai Wilayah Sungai II. 2017. “Harga Satuan Pekerjaan”. Banjarmasin.
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Balai Wilayah Sungai II. 2017.“Analisis Produktivitas Penggalian Tanah Di Sungai Dengan Excavator yang Dibuang Setempat”. 2017. Banjarmasin.
Ibrahim, Bachtiar. 2015. “Rencana dan Estimate Real of Cost”. Bumi Aksara. Jakarta
Komatsu, Excavators. 2017. “Spesifikasi Excavator Long-arm dan Excavator Standar”. (http://home.komatsu/en/worldwide/products/asia-a/crawler_excavators.html diakses tanggal 20 Desember 2018)
Peraturan Walikota Banjarmasin. 2017. “Standar Satuan Harga Barang dan Jasa”. Banjarmasin
Sewa alat berat – rental alat berat,2014.”Harga Sewa Alat Berat”.(https://sewaalatberat-rentalalatberat.page.tl/. Diakses tanggal 21 juli 2019)
Tauro, Stefi Priescha dan Tjakra, Jermias, Dkk, 2013. “Analisis Biaya Penggunaan Alat Berat Pada Pekerjaan Tanah”. Universitas Sam Ratulangi Manado, Manado.
UltraTrex, Amphibious Excavator. 2017. “Spesifikasi Excavator Long-arm + Ponton”. (http://www.ultratrex.co.id/amphibious-excavator.html. diakses tanggal 20 Desember 2018)
Hairina, Rizka. 2018. “Rumus Perhitungan Rencana Anggaran Biaya”. Tugas Akhir. Program Studi Teknik Sipil. Politeknik Negeri Banjarmasin. Banjarmasin.
Published
2020-12-21
How to Cite
KUSUMA, Gusti Arya; ANISARI, Rezky. Perbandingan Biaya Galian Tanah Menggunakan Alat Berat Dengan Proses Pengerjaan Manual. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 7-13, dec. 2020. ISSN 2598-8581. Available at: <https://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/Teknik_Sipil/article/view/784>. Date accessed: 28 jan. 2021. doi: https://doi.org/10.31961/gradasi.v4i2.784.