Perencanaan Perencanaan Sruktur Jembatan Lengkung Pada Sungai Sombe-Lewara

  • Atur P. N. Siregar Universitas Tadulako
  • Anwar Dolu
  • M Z H Ragalutu

Abstract

Kecamatan Kinovaro secara geografis memiliki banyak sungai yang panjang dan lebar yang menjadi kendala dalam proses pemenuhan kebutuhan masyarakat dan perkembangan daerah tersebut. Maka perlu adanya fasilitas penunjang, salah satunya adalah jembatan. Jembatan merupakan konstruksi vital maka  harus didesain sedemikian rupa agar mampu menerima beban dengan baik. Jembatan tipe portal lengkung dapat menjadi alternatif untuk jembatan bentang panjang, karena selain bentuknya yang memiliki nilai estetika, jembatan dengan tipe pelengkung juga dapat mereduksi momen lentur sehingga penampang yang diperoleh menjadi lebih efisien.


Abstract


Kinovaro is a subdistrict where has many long and wide rivers and being obstacles in the process of fulfilling community needs and the development of the area. So that it needs to have a facilitis, one of that is a bridge. Bridges is important constructions so it needs to be designed carepully in order to have a proper calculation. Curved bridge type can be an alternative for long span bridges, because it has a nice aesthetic value, can also reduce bending moments so that it can provide an optimum cross section.


The purpose of this Final Project is to obtain bending moments and curved axial forces, dimensions and reinforcement. The method used for structural analysis is the finite element method through the SAP2000 program, while for reinforcement design using the strength method based on SNI 2847-2013.


The results of structural analysis, the are critical bending moment is 21869.332 kN.m and the critical axial force is 15944.307 kN, both of which are in the arching position. From the design results is found out that the girder dimensions of 60 x 80 cm. Thickness of the top arch is 60 cm and nearby support is 140 cm. While the column thickness at the top of the arch is 40 cm and nearby support is 80 cm. From the results of reinforcement design, the girder reinforcement of 16D25 mm was obtained on the support, and of 10D25 mm was at the middle length of the beam. Reinforcement of columns was obtained of D25-100 mm nearby support area and D25-200 mm at the top area. Whereas for the arches obtained of D25-80 mm for the supporting area and D25-100 mm at the top of the arch area.


Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mendapatkan momen lentur dan gaya aksial pelengkung, dimensi dan tulangan struktur yang efisien. Metode yang digunakan untuk analisa struktur adalah metode elemen hingga menggunakan program SAP2000, sedangkan untuk perencanaan tulangan menggunakan metode kekuatan berdasarkan SNI 2847-2013.


Dari hasil analisa struktur diperoleh momen lentur pelengkung terbesar adalah 21869,332 kN.m dan gaya aksial terbesar adalah 15944,307 kN, keduanya berada pada perletakan pelengkung. Dari hasil perencanaan diperoleh dimensi gelagar 60 x 80 cm, tebal pada puncak pelengkung adalah 60 cm dan pada perletakan adalah 140 cm, sedangkan untuk tebal kolom pada puncak pelengkung adalah 40 cm dan pada perletakan adalah 80 cm. Dari hasil perencanaan tulangan diperoleh tulangan gelagar pada tumpuan 17D25 mm dan lapangan 10D25 mm. Tulangan kolom diperoleh tulangan D25-100 mm untuk daerah perletakan pelengkung dan D25-200 mm pada daerah puncak. Sedangkan untuk pelengkung diperoleh D25-80 mm untuk daerah perletakan dan D25-100 mm pada daerah puncak pelengkung.

References

Badan Standar Nasional. 2016. Pembebanan untuk Jembatan (SNI 1725-2016). Jakarta.
Badan Standar Nasional. 2008. Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Jembatan (SNI 1725-2016). Jakarta.
Badan Standar Nasional. 2002. Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Bertulang (SNI 2833-2008). Jakarta.
Badan Standar Nasional. 2002. Baja Tulangan beton (SNI 07-2052-2002). Jakarta.
Fakultas Teknik. 2012. Pedoman Penulisan Tugas Akhir. Jurusan Teknik Sipil. Universitas Tadulako. Palu.
Hariandja, Binsar. 1996. Statika dalam Analisis Struktur Berbentuk Rangka. Erlangga Jakarta
Schodeck, Daniel, L. 1998. Struktur. Cetakan ketiga. Terjemahan oleh Bambang Suryoatmono. Dari Structures. PT Refika Aditama. Bandung.
Supriyadi, Bambang dan Muntohar, Agus Setyo. 2007. Jembatan. Edisi Pertama. Cetakan Ke-4. Yogyakarta.
Timoshenko S.P dan Gere, 1961.Teori Kekuatan Material. Diterjemahkan oleh Fertiz. 2006. Dari Theory Strength Of Materials. Erlangga. Jakarta.
Timoshenko S.P dan Young. D.H, 1965.Theory of Structures. Second Edition. International Student Edition. United State of America.
Wang, C.K. dan Charles G. Charles. 1989. Desain Beton Bertulang. Edisi Keempat. Terjemahan oleh Binsar Hariandja. Dari Renforced Desain. Jakarta.
Wang, C.K. 1952. Terjemahan oleh Herman Widodo Sumitro. Struktur Statis Tak Tentu. Erlangga. Ciracas, Jakarta.
Published
2020-12-21
How to Cite
SIREGAR, Atur P. N.; DOLU, Anwar; RAGALUTU, M Z H. Perencanaan Perencanaan Sruktur Jembatan Lengkung Pada Sungai Sombe-Lewara. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 14-25, dec. 2020. ISSN 2598-8581. Available at: <https://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/Teknik_Sipil/article/view/753>. Date accessed: 28 jan. 2021. doi: https://doi.org/10.31961/gradasi.v4i2.753.