Perencanaan Pembuatan Tebing Jagaan Untuk Pengendalian Banjir Sungai Bitahan Kabupaten Tapin
DOI:
https://doi.org/10.31961/gradasi.v1i2.433Keywords:
perencanaan, tebing, sungai bitahan, banjir, tapinAbstract
Sungai Bitahan berada di Kabupaten Tapin yang tepatnya berada di Desa Bitahan. Sungai ini merupakan sungai keberadaannya sangat penting bagi masyarakat, karena sebagian besar masyarakat yang beraada di sepanjang tepian sungai menggunakan air dari Sungai Bitahan untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari dan juga untuk pengairan daerah persawahan serta perkebunan. Meskipun telah dibangun pengaman tebing sungai namun dalam perencanaannya kebanyakan tidak melakukan pengamatan lebih jauh tentang predikdisi tinggi debit air sungai pada musim hujan dan tidak melakukan normalisasi dasar sungai serta peninggian tebing sungai untuk menghindari terjadinya luapan pada sungai.
Penyusunan laporan dilakukan dengan metode pengamatan lapangan dan perhitungan. Untuk pengukuran penampang sungai menggunakan metode manual. Lokasi pengukuran penampang yang harus diperhatikan, yaitu lebar sungai, kedalaman sungai dalam jumlah 10 titik, Tinggi muka air normal. Perhitungan kecepatan menggunakan Rumus Manning , Debit merupakan jumlah air yang mengalir di dalam saluran atau sungai per unit waktu. Metode yang umum diterapkan untuk menetapkan debit sungai adalah metode profil sungai (cross section),
Dari klasifikasi Sungai, Sungai Bitahan termasuk sungai kecil dengan lebar antara 3 – 10 m. Kecepatan aliran pada saluran Sungai Bitahan kondisi normal menggunakan Rumus Manning adalah 4,25 m/det. Untuk saluran Sungai Bitahan setelah di normalisasi didapat kecepatan aliran yang menggunakan rumus Manning adalah 4,86 m/det, Untuk debit aliran saluran sungai kondisi existing pada Sungai Bitahan adalah 119,27 m3/det, debit aliran untuk saluran sungai setelah di normalisasi adalah 148,57 m3/det. Dimensi saluran pada Sungai Bitahan setelah dinormalisasi menggunakan tanggul siring berbentuk dinding kantiliver dengan lebar atas saluran A = 0,4 m, untuk lebar dasar salurannya B = 2,80 m dengan tinggi saluran H = 4,00 m dan tebal kaki pondasi D = 0,40 m. Dan hasil perhitungan daya dukung tanah pondasi untuk dinding penahan tanah kantiliver dengan keadaan tanah timbunan kering ( ), stabilitas terhadap penggeseran dinyatakan aman Fgs = 2,44 , stabilitas terhadap penggulingan aman Fgl = 2,91 dan daya dukung F = 6,83. Dinding penahan tanah kantiliver dengan keadaan tanah timbunan jenuh (), stabilitas terhadap penggeseran dinyatakan aman Fgs = 3,21, stabilitas terhadap penggulingan aman Fgl = 3,28 dan daya dukung aman FK = 11,77.
Downloads
References
Hardiyanto, H.C. 2011. Analisis Dan Perencanaan FONDASI I EDISI KEDUA, Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Novianty, T. R. 2017.Perencanaan Konstruksi Dinding Penahan Tanah (Studi Kasus Pada Proyek Pelebaran Jalan Handil Bakti SP. Serapat Kab. Barito Kuala). Banjarmasin: Politeknik Negeri Banjarmasin
Taufik, M. 2015 Evaluasi Bangunan Pengendali Banjir Pada Sungai Kemuning Kecamatan Banjarbaru Selatan. Banjarmasin: Politeknik Negeri Banjarmasin.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in Jurnal Gradasi Teknik Sipil agree to the following terms:
- Publication rights for all journal manuscript materials published/published in this Jurnal Gradasi Teknik Sipil are held by the Editorial Board with the knowledge of the author (copyright remains with the author).
- The formal legal provisions for accessing digital articles in this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA) license, which means that the Jurnal Gradasi Teknik Sipil has the right to store, transfer media/format, manage in the form of a database, maintain, and publish articles without asking permission from the Author as long as the Author's name is included as the Copyright owner.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work .
- Printed and electronically issued/published manuscripts are open access for education, research and library purposes. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright laws




