STUDI KOMPARATIF METODE MDP 2017 DAN MDP 2024 PADA PERENCANAAN PERKERASAN JALAN DI LAHAN BASAH
DOI:
https://doi.org/10.31961/gradasi.v10i1.15254Keywords:
Perkerasan Lentur, California Bearing Ratio(CBR), MDP 2024, LHR, MDP 2017Abstract
Jalan Tatah Bangkal di Kabupaten Banjar merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Selatan yang memiliki karakteristik tanah lunak, mengandung banyak air dan bahan organik. Kondisi ini diperparah saat air pasang di mana ketinggian air dapat hampir sejajar dengan permukaan jalan. Oleh karena itu, diperlukan metode perencanaan yang tepat untuk menentukan ketebalan perkerasan jalan terutama pada kondisi khusus di kawasan lahan basah seperti lokasi studi. Penelitian ini menggunakan dua metode yang dikomparasi yaitu Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017 dan MDP 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan metode perancangan pada pengelompokan nilai VDF dan perkiraan lalu lintas untuk jalan dengan lalu lintas rendah. Selain itu, kondisi lahan dengan nilai CBR (California Bearing Ratio) sebesar 1,2% menunjukkan tindakan penanganan yang berbeda pada kedua metode. Pada metode MDP 2017, karena perkerasan berada di atas tanah lunak, diperlukan lapis penopang setebal 1.000 mm terlebih dahulu untuk meningkatkan daya dukung, kemudian ditambah material timbunan pilihan setebal 175 mm untuk mengkondisikan CBR tanah dasar menjadi 6%. Sedangkan pada metode MDP 2024, karena kedalaman tanah lunak melebihi 1.000 mm berdasarkan hasil uji sondir, diperlukan penanganan geoteknik terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan penambahan material timbunan pilihan dengan CBR 10% setebal 300 mm untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar hingga mencapai CBR 6%.
Downloads
References
Aliyyanur, M.H., Arsyad, M. and Widayanti, N., (2023). Pengaruh Beban Lalu Lintas Terhadap Kerusakan Perkerasan Jalan Trikora Segmen: Guntung Manggis - Liang Anggang, Jurnal Cerucuk, 7(1).
Are, J.G., Murniati and Robby., (2025). Penerapan Metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 untuk Menganalisis Tebal Perkerasan Lentur di Jalan Madara Kabupaten Barito Selatan, Jurnal Teknik Sipil, 17(1).
Badan Standarisasi Nasional, (2008). Standar Nasional Indonesia: Cara Uji Kepadatan Ringan untuk Tanah. Jakarta: BSN.
Baranyanan, P.F., Amaheka and Metekohy, J.G., (2025). Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur (Flexible Pavement) Menggunakan Metode Desain Perkerasan Jalan 2017 (Studi Kasus: Ruas Jalan Siwang Seri), Jurnal Bangunan Konstruksi, 3(1).
Fitriani and Hukmi, A., (2025). Kajian Peran Infrastruktur dalam Pengembangan Ekonomi Wilayah, Jurnal Ecoin, 2(1), pp. 43–52.
Hadi, M.A., (2024). Eksplorasi Dampak Perubahan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017 ke 2024 Menggunakan Program KENPAVE, Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil, 29(2), pp. 416–427.
Hamim, I.M., Metekohy, J.G. and Ayal, M.R., (2026). Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2017 (Studi Kasus: Ruas Jalan Kampus Universitas Pattimura Ambon – Segmen 4 Sta 00+000 – 00+408), Journal of Innovative and Creativity, 6(1).
Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga., (2017). Manual Desain Perkerasan Jalan No.02/M/BM/2017. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.
Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga, (2024). Manual Desain Perkerasan Jalan No.03/M/BM/2024. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.
Leweherilla, T.N.M.Y., Amahoru, J. and Kelbulan, M., (2022). Analisis Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur dengan Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2018 pada Ruas Jalan Desa, Jurnal Manumata, 8, pp. 0–1.
Ma'ruf, M.A. and Yusgian, (2021). Analisa Daya Dukung Cerucuk Galam Pada Perkerasan Rigid Di Ruas Jalan Tatah Bangkal, Info Teknik, 22(2).
Pattipeilohy, J., Sapulette, W. and Lewaherilla, N.M.Y., (2019). Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur pada Ruas Jalan Desa Waisarisa – Kaibobu, Jurnal Manumata, 5(2).
Pemerintah Republik Indonesia, (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Sandekala, A. and Nur, D.H., (2023). Analisis Perbandingan Tebal Perkerasan Lentur dengan Metode Manual Desain Perkerasan Bina Marga 2017 dan Metode AASHTO 1993 pada Jalan Simpang Gedangan Sidoarjo, Jurnal Teknik Sipil – Arsitektur, 22(1).
Sirait, F.O.S., (2020). Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur (Flexible Pavement) Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Tahun 2017, Jurnal Teknika, 3(2), pp. 186–197.
Sujatmiko, C., Juwita, F. and Sepdianti, L., (2025). Evaluasi Tebal Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024, Jurnal Teknika Sains, 10(1).
Terzaghi, K. (1984). Soil Mechanics in Engineering Practice. New York: John Wiley & Sons.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nova Widayanti, Muhammad Arsyad, Rabiyatul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Jurnal Gradasi Teknik Sipil agree to the following terms:
- Publication rights for all journal manuscript materials published/published in this Jurnal Gradasi Teknik Sipil are held by the Editorial Board with the knowledge of the author (copyright remains with the author).
- The formal legal provisions for accessing digital articles in this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA) license, which means that the Jurnal Gradasi Teknik Sipil has the right to store, transfer media/format, manage in the form of a database, maintain, and publish articles without asking permission from the Author as long as the Author's name is included as the Copyright owner.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work .
- Printed and electronically issued/published manuscripts are open access for education, research and library purposes. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright laws




