EVALUASI KINERJA PADA SUROBOYO BUS KORIDOR TERMINAL PURABAYA – HALTE RAJAWALI (R1/R2)

Authors

  • Salsabila Kharidah Dhestanti Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Nugroho Utomo Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Fithri Estikhamah Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.31961/gradasi.v9i1.14342

Keywords:

Suroboyo Bus, Metode Revealed Prefence, Evaluasi Kinerja Bus, Okupansi

Abstract

Suroboyo Bus merupakan transportasi darat berbasis bus modern yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai transportasi umum seperti bus kota bagi penduduk di Kota Surabaya.  Bus ini diperkenalkan Pemerintah Kota Surabaya pada Tahun 2018, tepatnya tanggal 7 April dan merupakan salah satu bentuk manifestasi upaya dari Pemerintah Kota Surabaya untuk pemenuhan kebutuhan transportasi umum di Kota Surabaya. Pada 3 Mei 2024 rute Terminal Purabaya – Halte Rajawali (PP) diperpanjang sampai Tanjung Perak menjadi koridor Purabaya – Perak (PP). Alasan yang mendasari penulis melakukan penelitian koridor ini merupakan rute terpanjang di mana melewati pusat Kota Surabaya yang padat dan ramai penumpang setiap harinya dan menjangkau banyak tempat. Data primer diperoleh dengan membagi kuesioner kepada pengguna Suroboyo Bus dan melakukan pengamatan seacara langsung di lapangan. Sedangkan, untuk data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode revealed preference.  Hasil dari penelitian ini diperoleh load factor jam sibuk sebesar 76%, load factor di luar jam sibuk sebesar 48%, sehingga diketahui rata-rata load factor sebesar 61,7%, kecepatan perjalanan angkutan sebesar 17,27 Km/Jam, headway rata-rata 7 menit, waktu perjalanan rata-rata 0,053 menit/km, waktu pelayanan selama 16 jam, frekuensi kendaraan sebesar 8 Kend/Jam, waktu tunggu rata-rata kendaraan sebesar 3 menit, jumlah kendaraan yang beroperasi sebesar 89% dan awal pelayanan pada pukul 05.30 serta akhir pelayanan pada pukul 22.00. Persentase okupansi sebesar 247%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asrori, A. (2024, April 22). Pahami Aturan Yang Baru! Begini Cara Naik Bis Suroboyo Bus Gratis Dengan Modal Botol Bekas.

Badan Pusat Statitik Kota Surabaya. (2022). Jumlah Penduduk Surabaya Menurut Jenis Kelamin Dan Kelompok Umur (Jiwa), 2020-2022.

B’tari Setyaning, L., Hermawan, D., Riyanto, E., & Setiawan, A. (2022). Evaluasi Kinerja Bus Rapid Transit Trans Jateng Koridor Terminal Borobudur-Terminal Kutoarjo Tahap Awal. Jurnal Surya Beton, 6(2). Http://Jurnal.Umpwr.Ac.Id/Index.Php/Suryabeton

Farasa, N. (2017). Perbedaan Preferensi Antara Stated Preference Dan Revelaed Preference Dewasa Muda Terhadap Rumah Tinggal (Issue 02).

Hardihardjaja, J. (1997). Sistem Transportasi. Penerbit Gunadarma.

Itdp. (2016, January 27). Bus Rapid Transit (Brt).

Morlok, E. K. (1978). Pengantar Teknik Dan Perencanaan Transportasi.

Noor Halil, M., Meru Utomo, D., & Widyawati Agustin, I. (2019). Evaluasi Kinerja Operasional Bus Rapid Transit Di Kota Batam (Rute Tanjung Piayu-Batam Centre) (Vol. 8, Issue 3).

Pahlephi, R. D. (2022). Data Primer: Pengertian Fungsi Contoh Dan Cara Mendapatkannya.

Primasworo, R. A., Oktaviastuti, B., & Madun, R. W. (2022). Evaluasi Penggunaan Angkutan Umum Perkotaan Di Kota Malang (Trayek Arjosari - Tidar/At). Jurnal Teknik Sipil, 11.

Purnomo, M., & Herijanto, W. (N.D.). 8. Evaluasi Kinerja Bus Rapid Transit (Brt) Trans Jateng Rute Semarang - Kendal.

Putri Kurnianingtyas, A., Mardliyah, Izzatul, & Lana Fauzizah, K. (2020). Indonesian Journal Of Spatial Planning Analisa Kinerja Bus Rapid Transit (Brt) Trans Semarang Koridor Ii Terminal Terboyo-Terminal Sisemut. 1(2), 63–71. Http://Journals.Usm.Ac.Id/Index.Php/Ijsp

Setyaningrum, P. (2022, August 10). Profil Kota Surabaya, Ibu Kota Provinsi Jawa Timur. Kompas.Com.

Tamin, O. Z. . (2000). Perencanaan Dan Pemodelan Transportasi. Penerbit Itb.

Tomyagistyawan, D. (2019, October 24). Suroboyo Bus, Alternatif Kurangi Kemacetan Di Kota Surabaya.

Published

2025-06-30