PEMANFAATAN LIMBAH ABU BATU BARA SEBAGAI FILLER PADA LATASTON LAPIS AUS (HRS-WC)
DOI:
https://doi.org/10.31961/gradasi.v7i1.1434Keywords:
FABA, HRS-WRC, Marshall TestAbstract
Penggunaan batu bara sebagai sumber energi industri dan pembangkit listrik selain menghasilkan limbah buangan yang membutuhkan ruang untuk penimbunan, juga memunculkan kemungkinan pencemaran lingkungan. Limbah yang dihasilkan oleh proses pembakaran batu bara berupa Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dimana menurut PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa FABA sebagai hasil akhir dari pembakaran batu bara, bukan lagi termasuk kategori limbah B3, membuka kesempatan yang luas untuk pemanfaatan FABA dari hanya limbah, menjadi bahan bangunan, subtitusi semen, bahan additif untuk campuran filler pada perkerasan lentur serta restorasi tambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan akibat pencampuran bottom ash sebagai filler terhadap sifat-sifat aspal pada campuran beraspal HRS-WC. Pengujian material yang dilakukan adalah pengujian agregat, pengujian aspal dan pengujian campuran beraspal panas dengan alat Marshall menurut Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2. Pengujian yang dilakukan telah memenuhi spesifikasi dengan proporsi agregat campuran agregat kasar 13%, agregat sedang 0%, abu batu 71%, pasir 14% dan filler (berupa bottom ash) 2% yang menghasilkan kadar aspal optimum 6,90% dengan nilai kadar aspal efektif sebesar 6,20%; VIM sebesar 3,758%; VMA sebesar 17,325%; VFB sebesar 78,421%, Stabilitas Marshall 876,991 Kg dan Marshall Quotient sebesar 269,209 Kg/mm.
Downloads
References
Afrilla, Vira. Alfian Malik, Mardani Sembayang. 2021. Kajian Pemanfaatan Limbah FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) pada Konstruksi Lapis Permukaan Jalan (Top Layer). Jom FTEKNIK Volume 8 Edisi 1 – 1 Januari sampai Juni 2021. (https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFTEKNIK/article/view/29486/28402. Diakses 01 Mei 2023)
Arifudin, M. Y. 2022. Pengaruh Penggunaan Bottom Ash pada Campuran Aspal Beton AC-WC Pen 60/70 terhadap Parameter Marshall. Skripsi-Fakultas Teknik Jurusan S1 Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya. Surabaya.
Badan Standardisasi Nasional. 2003. RSNI M-01-2003: Metode Pengujian Campuran Beraspal Panas dengan Alat Marshall. Standar Nasional Indonesia. Jakarta
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 2417: 2008 tentang Cara Uji Keausan Agregat dengan Mesin Abrasi Los Angeles. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 1970: 2008 tentang Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Halus. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 1969: 2008 tentang Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 2432:2011 tentang Cara Uji Daktilitas Aspal. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 2343:2011 tentang Cara Uji Titik Lembek Aspal dengan Alat Cincin dan Bola (Ring and Ball). Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 2441:2011 tentang Cara Uji Berat Jenis Aspal Keras. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 2456:2011 tentang Cara Uji Penetrasi Aspal. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Badan Standardisasi Nasional. 2008. “SNI 2417:2008 tentang Cara Uji Keausan Agregat dengan Mesin Abrasi Los Angeles. Standar Nasional Indonesia. Jakarta.
Cahyono, Tri. Herri Purwanto, Agus Setiobudi, M. Firdaus. 2021. Pengaruh Penambahan Bubuk Batu Bara sebagai Filler pada Campuran Aspal AC WC. Jurnal Deformasi Volume 6 Nomor 2 – Desember 2021. (https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/deformasi/article/view/6317, diakses tanggal 15 April 2023).
Fuady, B.H., Zainuddin Muchtar, S. R. Hartini, Y. Alfarizi, Y. Atrasina. 2021. Penggunaan Limbah Batu Bata dan Batu Bara sebagai Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course. Seminar Nasional AVoER XIII 2021 – Palembang 27-28 Oktober 2021. Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya-Palembang. (http://ejournal.ft.unsri.ac.id/index.php/avoer/article/view/908, diakses tanggal 12 April 2023)
Hardiyatmo, Hary Christadi. 2019. Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tanah Perkerasan Aspal, Perkerasan Beton, Sistem Cakar Ayam Modifikasi, Sistem Pelat Terpadu (Edisi ke-3). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Hendarsin, Shirley L. 2000. Penuntun Praktis Perencanaan Teknik Jalan Raya. Jurusan Teknik Sipil – Politeknik Negeri Bandung. Bandung.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2017. Diklat Penyiapan Bahan dan Formula Rancangan (Design Mix Formula). Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah. Jakarta.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2020. Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan Revisi 2. Direktorat Jenderal Bina Marga. Jakarta.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. 2021. Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) Hasil Pembakaran Batubara Wajib Dikelola. https://www.menlhk.go.id/site/single_post/3707/fly-ash-dan-bottom-ash-faba-hasil-pembakaran-batubara-wajib-dikelola. Diakses 30 Maret 2022.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2020. Spesifikasi Khusus SKh-1.5.15: Timbunan Pilihan dan lapis Fondasi Menggunakan Abu Batu bara/ Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Direktorat Jenderal Bina Marga. Jakarta.
Purnomo, Dwi. Supian, Desriantomy. 2017. Pemanfaatan Fly Ash (Limbah Batu Bara) sebagai Tambahan Filler pada Campuran Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC). Jurnal Proteksi Volume 3 Nomor 2 – Juli 2017. (PROTEKSI 3(2) Jul17 p198-p205 (sscrd).pdf - Google Drive, diakses tanggal 8 April 2023)
Sukirman, Silvia. 2003. Beton Aspal Campuran Panas. Institut Teknologi Nasional. Bandung.
Surat, Rusdi H.A, Iphan F. Radam, Yasruddin.2014. Study of Sand River as Fine Aggregate in Asphaltic Concrete Wearing Course (AC-WC). Jurnal Teknologi Berkelanjutan (Sustainable Technology Journal) Vol. 3 No. 2 (2014). (https://jtb.ulm.ac.id/index.php/JTB/article/download/39/32
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Rifanie Gazalie, Muhammad Fauzi, Riska Hawinuti, Muhammad Helmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Jurnal Gradasi Teknik Sipil agree to the following terms:
- Publication rights for all journal manuscript materials published/published in this Jurnal Gradasi Teknik Sipil are held by the Editorial Board with the knowledge of the author (copyright remains with the author).
- The formal legal provisions for accessing digital articles in this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA) license, which means that the Jurnal Gradasi Teknik Sipil has the right to store, transfer media/format, manage in the form of a database, maintain, and publish articles without asking permission from the Author as long as the Author's name is included as the Copyright owner.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work .
- Printed and electronically issued/published manuscripts are open access for education, research and library purposes. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright laws




