Analisis Efektivitas dan Efisiensi Kinerja Pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan

Penulis

  • Rizky Fadhillah Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Irma Yulianti Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Nurhidayati Politeknik Negeri Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31961/ijaaf.v4i2.2560

Kata Kunci:

BAZNAS, Effectiveness, Efficiency, Zakat Management Organization

Abstrak

Sebuah lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan zakat, BAZNAS harus memenuhi kriteria kuat, kredibel, efisien dan efektif  dengan indikator, yaitu: Pertama, tujuan dan kegiatan lembaga selaras dengan kebutuhan masyarakat; Kedua, program yang dilaksanakan harus konsisten dengan misi dan rencana strategis; Ketiga, setiap program harus dialokasikan sumber daya yang cukup untuk mencapai tujuannya. Efisiensi dan efektivitas merupakan dua indikator yang dapat dijadikan tolak ukur sistem pengelolaan yang baik pada suatu lembaga atau perusahaan. Hasil pengukuran efektivitas dan efisiensi diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas lembaga zakat khususnya dalam hal penghimpunan dan penyaluran yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019-2023. Pertanyaan-pertanyaan penelitian adalah bagaimana tingkat efektivitas dan efisiensi kinerja pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan dalam 5 tahun terakhir rata-rata kinerja efektivitas sudah berada dalam kategori sangat efektif, hanya ada beberapa yang menunjukkan kinerjanya efektif diantaranya Gross Allocation to Collections Ratio pada tahun 2020 dan Gross Allocation to Collection Ratio Non-Amil pada tahun 2019 dan pada kinerja efisiensi berada dalam kategori tidak efisien, hanya rasio penghimpunan yang berada pada kategori efisien

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Budiman, M.A. (2009). Pola Distribusi Dana Zakat pada Badan Amil Zakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Intekna, 9(1), 84-89.

Drucker, P. (2012). The practice of management. Routledge.

Handayani, L., Putri, K.W., & Fahmi, M.Y. (2019). Factors Affecting Community Trust to Pay Zakat at the National Board of Zakat (BAZNAS) of South Kalimantan Province. Indonesian Conference of Zakat-Proceedings, 179-191.

Hayatika, A. H., & Suharto, S. (2021). Manajemen Pengumpulan, Pendistribusian, dan Penggunaan Dana Zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional sebagai Upaya Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Umat. Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah), 4(2), 874–885.

Hood, C. (1995). The “new public management” in the 1980s: Variations on a theme. Accounting, Organizations and Society, 20(2–3), 93–109.

Marliyah, M., & Sari, P. A. (2022). Analysis of the Effectiveness of Distribution of Zakat Funds at Baznas of North Sumatra Province. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan, 3(3), 921–928.

Menne, F., Setiawan, A., & Saputra, B. J. (2021). Kinerja Keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar pada Masa Pandemi Covid-19.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Wandasari, D., & Daulay, A. N. (2023). Analisis Value For Money dalam Mengukur Kinerja Keuangan. Manajemen Kreatif Jurnal, 1(4), 86–96.

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

Fadhillah, R., Yulianti, I., & Nurhidayati. (2024). Analisis Efektivitas dan Efisiensi Kinerja Pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan. Indonesian Journal of Applied Accounting and Finance, 4(2), 205–217. https://doi.org/10.31961/ijaaf.v4i2.2560

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.