Akuntansi Pameran Seni Rupa (Kajian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya Di Kota Banjarmasin)

Penulis

  • Nailiya Nikmah Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Julkawait

DOI:

https://doi.org/10.31961/ijaaf.v4i2.14723

Kata Kunci:

Accounting, banjarmasin exhibitions, fine arts

Abstrak

Seni rupa merupakan salah satu bagian dari ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya. Untuk menunjukkan hasil karya ciptanya, para pelaku seni bidang seni rupa memajang karyanya pada kegiatan yang bernama pameran. Pameran  merupakan  sebuah  kegiatan  yang diadakan untuk menarik masyarakat dari berbagai kalangan agar datang  dan  menikmati  karya yang dipamerkan. Ditinjau dari sudut sebuah manajemen industri, pameran seni rupa dengan tujuan dan peran beragam pihak sesungguhnya memerlukan akuntansi sebagai salah satu komponen informatif dan diplomatis dalam pengambilan keputusan yang akuntabel dalam manajemen dalam hal ini manajemen pameran seni rupa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap pelaku seni yang mengadakan pameran seni rupa di kota Banjarmasin. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pameran seni rupa di Banjarmasin memiliki potensi yang cukup bagus sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif namun masih memerlukan manajemen yang lebih serius terutama pada sisi akuntansinya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Athian, M. R., Suhartono, & Prambudi, D. D. (2024). Kajian Pemasaran Karya Seni Rupa di Ruang Alternatif: Studi Kasus Pameran Pasar Seni di Rest Area Heritage KM 260 B Banjaratma Brebes. Jurnal Tata Kelola Seni, 10(01), 58-73. https://doi.org/10.24821/jtks.v10i1.11215.

Aziz, M. (2017). Produk Seni Nusantara dalam Konteks Ekonomi Kreatif. Jurnal Imaji, 15(1), 24-36. https://doi.org/10.21831/imaji.v15i1.15686.

Djatiprambudi, D. (2022). Seni Rupa Indonesia dalam Titik Simpang. Lamongan: Pagan Press.

Handy, R. S., Endriawan, D. & Trihanondo, D. (2019). Analisis Aktivitas Seni Rupa Kekinian pada 16 Subsektor Ekonomi Kreatif terhadap Kepariwisataan di Kota Bandung. e-Proceeding of Art & Design, 6(1).

Hasanah, L. L. (2015). Pengembangan Wirausaha Muda Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sudi Pemuda, 4(2), September, 268-280. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.36812.

Mujiyono, Haryanto, E., Fiyanto, A. (2024). Karakteristik Estetika Seni Rupa Kontemporer pada Galeri di Indonesia dalam Tegangan Nilai Ekonomi Praktis dan Nilai Estetik Murni. Unnes.

Nikmah, N. & Winda, N. (2023). Paradigma Akuntansi dalam Novel KonspirAkuntansi Karya Ari Kamayanti. In Sastra dalam Perspektif Lintas Disiplin (p. 117). Banjarmasin: Scripta Cendekia.

Ridwan, M. S. (2023). Sejarah Perkembangan Ekonomi Kreatif. In Ekonomi kreatif (Studi dan Pengembangannya) (p. 43). Tahta Media Group.

Rihayana, I.G., Prabawa, I. K. A. A., Putra, I. K. K. A., & Sugama, P. P. A. P. P. (2024). Mewujudkan Potensi Seni Lokal dalam UMKM Lukisan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/seminarfeb/article/view/9323.

Trihanondo, D. & Endriawan, D. (2022). Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Desain & Aplikasi Bisnis Teknologi (SENADA)p-ISSN 2655-4313 (Print), e-ISSN 2655-2329 Strategi Peningkatan Profesionalisme Bidang Seni Rupa pada Era Pascapandemi. Seminar Nasional Manajemen, Desain & Aplikasi Bisnis Teknologi (SENADA, Volume 5. Bandung.

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

Nikmah, N., & Julkawait. (2024). Akuntansi Pameran Seni Rupa (Kajian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya Di Kota Banjarmasin). Indonesian Journal of Applied Accounting and Finance, 4(2), 195–203. https://doi.org/10.31961/ijaaf.v4i2.14723

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.