JURNAL GRADASI TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN

Gambaran umum

Jurnal Gradasi Teknik Sipil diterbitkan pertama kali dengan nama Jurnal Teknik Sipil pada bulan Agustus 2004 dengan ISSN 1829 – 8966, yang diterbitkan oleh Unit Pengembangan dan Kerjasama Jurusan Politeknik Negeri Banjarmasin.

Dalam perjalanannya jurnal ini beberapa kali tidak terbit, yaitu bulan Desember 2009 – Nopember 2014 dan Juni 2015 – Desember 2016. Mulai bulan Januari 2017 mulai diaktifkan kembali dengan edisi on line dengan ISSN. Jurnal Teknik Sipil terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.

Ruang lingkup makalah meliputi bidang Teknik dan Manajemen dengan konsentrasi Bidang TransportasiGeoteknikStrukturKeairan dan Manajemen Konstruksi.

Isi makalah dapat berupa penyajian isu aktual di Bidang Teknik Sipil, review terhadap perkembangan penelitian, pemaparan hasil penelitian, dan pengembangan metode, aplikasi, dan prosedur di Bidang Teknik Sipil. Makalah ditulis mengikuti panduan penulisan.

Alamat redaksi

Jurnal Gradasi Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Banjarmasin

Jl. Brigjen H. Hasan Basri 70123 Banjarmasin

Telp/Fax 0511-3307757

Email: jurnaltekniksipilpoliban@poliban.ac.id 

Etika Publikasi

Etika publikasi ditujukan untuk menjamin akuntabilitas (tanggung jawab) semua pihak yang terlibat dalam penyajian publikasi ilmiah. Pihak-pihak yang terlibat adalah pengelola jurnal, mitra bestari, editor, dan penulis (author). Sesuai dengan Peraturan Kepala LIPI No 5 Tahun 2014, kode etika publikasi menjunjung tinggi tiga nilai, yaitu  (i) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi; (ii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang/penulis; dan (iii) Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi (data penelitian yang dibuat-buat), falsifikasi (data penelitian yang dipalsu atau dilaporkan dengan salah) , dan plagiarism (mengambil kata-kata / kalimat orang lain) (DF2P) dalam publikasi.

Peraturan Kepala LIPI No 5 Tahun 2014 menjabarkan tanggung jawab masing-masing pihak yaitu:

Tanggung Jawab Pengelola

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan akreditasi apabila diperlukan.
  2. Menentukan keanggotaan dewan editor.
  3. Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bestari, dan pihak lain dalam suatu kontrak.
  4. Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang/penulis, editor, maupun mitra bestari.
  5. Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta.
  6. Melakukan telaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada pengarang/penulis, dewan editor, mitra bestari, dan pembaca.
  7. Membuat panduan kode berperilaku bagi editor dan mitra bestari.
  8. Mempublikasikan jurnal secara teratur.
  9. Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal.
  10. Membangun jaringan kerja sama dan pemasaran.
  11. Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.

 Tugas dan Tanggung Jawab Editor

  1. Mempertemukan kebutuhan pembaca dan pengarang,
  2. Mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan,
  3. Menerapkan proses untuk menjamin mutu karya tulis yang dipublikasikan,
  4. Mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif,
  5. Memelihara integritas rekam jejak akademik pengarang,
  6. Menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan,
  7. Bertanggung jawab terhadap gaya dan format karya tulis, sedangkanisi dan segala pernyataan dalam karya tulis adalah tanggung jawab pengarang,
  8. Secara aktif meminta pendapat pengarang, pembaca, mitra bestari, dan anggota dewan editor untuk meningkatkan mutu publikasi,
  9. Mendorong dilakukannya penilaian terhadap jurnal apabila ada temuan,
  10. Mendukung inisiatif untuk mengurangi kesalahan penelitian dan publikasi dengan meminta pengarang melampirkan formulir Klirens Etik yang sudah disetujui oleh Komisi Klirens Etik,
  11. Mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi,
  12. Mengkaji efek kebijakan terbitan terhadap sikap pengarang/penulis dan mitra bestari serta memperbaikinya untuk meningkatkan tanggung jawab dan memperkecil kesalahan,
  13. Memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi,
  14. Tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif,
  15. Mendorong pengarang, supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.

 Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari

    1. Mendapat tugas dari editor untuk menelaah karya tulis dan menyampaikan hasil penelaahan kepada editor, sebagai bahan penentuan kelayakan suatu karya tulis untuk diterbitkan.
    2. Karya tulis ditelaah secara tepat waktu sesuai gaya selingkung terbitan berdasarkan kaidah ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas pengarang, kesimpulan, dan lain-lain).
    3. Menelaah kembali karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
    4. Mendorong pengarang/penulis untuk melakukan perbaikan karya tulis
    5. Menjaga privasi pengarang dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi, saran, dan rekomendasi dengan memberikan kritik, saran, masukan, dan rekomendasi
    6. Penelaah tidak boleh melakukan telaah atas karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak. 

Tugas dan Tanggung Jawab Pengarang

  1. Memastikan bahwa yang masuk dalam daftar pengarang/penulis memenuhi kriteria sebagai pengarang.
  2. Bertanggung jawab secara kolektif untuk pekerjaan dan isi artikel meliputi metode, analisis, perhitungan, dan rinciannya.
  3. Menyatakan asal sumber daya (termasuk pendanaan), baik secara langsung maupun tidak langsung.
  4. Menjelaskan keterbatasan-keterbatasan dalam penelitian
  5. Menanggapi komentar yang dibuat oleh para mitra bestari secara profesional dan tepat waktu.
  6. Menginformasikan kepada editor jika akan menarik kembali karya tulisnya.
  7. Menghormati jika ada permintaan dari penerbit untuk tidak mempublikasikan hasil pertemuan baik berupa wawancara atau melalui media lainnya sebelum dipublikasikan oleh penerbit.
  8. Membuat pernyataan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain.