ANALISIS KESEIMBANGAN AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI TABANIO KABUPATEN TANAH LAUT

  • Herliyani Farial Agoes Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Fakhrurrazi -
  • Adriani Muhlis Politeknik Negeri Banjarmasin

Abstract

Debit Sungai Tabanio pada saat ini dipergunakan untuk memenuhi berbagai macam
sektor kebutuhan air disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Tabanio Kabupaten Tanah
Laut. Untuk mengetahui apakah ketersediaan air dapat memenuhi kebutuhan air DAS
Tabanio maka diperlukan Analisis Keseimbangan Air DAS Tabanio.
Ketersediaan air dihitung dengan Metode Debit Andalan. Data yang diperlukan untuk
analisis ketersediaan air adalah data debit sungai bulanan atau harian dengan periode
waktu lebih besar dari 10 tahun, dimana data ini tidak ada sehingga debit bulanan
disimulasikan berdasarkan data hujan dan data evapotranspirasi potensial pada daerah
penelitian dengan bantuan model matematik hubungan hujan-limpasan. Model hubungan
hujan-debit dengan interval bulanan yang digunakan adalah Nreca dan Mock. Dari
masing-masing Metode Nreca dan Mock nantinya didapat Debit Andalan 80%, 85%, 90%,
95% dan 99%. Ketersediaan air adalah sebagai Input (I) dalam analisis Keseimbangan Air
DAS Tabanio. Kebutuhan Air DAS Tabanio dibatasi pada kebutuhan air sawah (padi dan
palawija) berdasarkan KP-01, air bersih, dan perkebunan kelapa sawit. Setelah dianalisis
masing-masing kebutuhan tersebut dan dijumlahkan sehingga didapat Total Kebutuhan
Air DAS Tabanio atau sebagai Output (O) dalam analisis Keseimbangan Air DAS
Tabanio.
Hasil studi di DAS Tabanio Tahun 2014 didapat bahwa Kebutuhan Air DAS Tabanio ratarata
per tahun adalah 12,858 m3/detik (405,490 juta m3/tahun) dimana kebutuhan air
untuk padi adalah 7,174 m3/detik (55,79%), kebutuhan air untuk palawija adalah 5,295
m3/detik (41,18%), kebutuhan air untuk air bersih adalah 0,185 m3/detik (1,44%), dan
kebutuhan air untuk perkebunan kelapa sawit adalah 0,204 m3/detik (1,59%). Dan
Ketersediaan Air/Debit andalan 85% pada DAS Tabanio adalah rata-rata per bulan adalah
14,319 m3/detik (451,550 juta m3/tahun) . Debit terbesar terjadi bulan April sebesar 27,440
m3/detik dan terkecil terdapat pada bulan Oktober senilai 1,297 m3/detik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Fakhrurrazi -
Politeknik Negeri Banjarmasin
Section
Articles