Pengaruh Financial Distress Terhadap Tax Avoidance Pada Industri Sektor Konsumsi Tahun 2019-2022.
DOI:
https://doi.org/10.31961/ijaaf.v5i1.15200Kata Kunci:
Financial distress, Capital Intensity, Leverage, Sales Growth, Tax AvoidanceAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh financial distress terhadap tax avoidance perusahaan industri sektor konsumsi tahun 2019-2022 yang terdaftar di BEI. Penelitian ini akan menguji pengaruh financial distress terhadap tax avoidance. adapula variabel kontrol dalam penelitian ini yakni; intensitas modal, leverage, sales growth dan firm size. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan analisis linier berganda yang dibantu oleh SPSS. Data yang berhasil didapatkan adalah sebanyak 47 observasi dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 2 proksi yakni Cash effective tax rate (CETR) dan effective tax rate (ETR). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa financial distress berpengaruh terhadap tax avoidance yang di ukur menggunakan effective tax rate (ETR). Namun pada analisis terhadap variabel kontrol menunjukkan bahwa baik
menggunakan CETR maupun ETR hasilnya membuktikan ada perbedaan diantara kedua proksi tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang berbagai faktor yang mempengaruhi kebijakan tax avoidance di sektor konsumsi. Implikasi dari temuan ini dapat membantu perusahaan dan pengambil keputusan untuk memahami lebih baik dinamika internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi perencanaan pajak mereka di masa mendatang.
Unduhan
Referensi
Connelly, B. L., Certo, S. T., Ireland, R. D., & Reutzel, C. R. (2011). Signaling theory: A review and assessment. Journal of Management, 37(1), 39–67. https://doi.org/10.1177/0149206310388419.
Dyreng, S. D., Hanlon, M., & Maydew, E. L. (2008). Long-run corporate tax avoidance. Accounting Review, 83(1), 61–82. https://doi.org/10.2308/accr.2008.83.1.61.
Fadhila, N., & Andayani, S. (2022). Pengaruh Financial distress, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Tax avoidance. Owner, 6(4), 3489–3500. https://doi.org/10.33395/owner.v6i4.1211.
Juanda, V. (2023). Pengaruh Financial distress, Leverage dan Ukuran Perusahaan terhadap Tax avoidance Pada Perusahaan Food And Beverages Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2015 - 2020. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 6(2), 1200–1209. https://doi.org/10.31539/costing.v6i2.4814.
Meilia, P., & Adnan. (2017). Pengaruh Financial distress, Karakteristik Eksekutif, dan Kompensasi Eksekutif terhadap Tax avoidance pada Perusahaan Jakarta Islamic Index. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), 2(4), 84–92.
Panda, B., & Leepsa, N. M. (2017). Agency theory: Review of Theory and Evidence on Problems and Perspectives. Indian Journal of Corporate Governance, 10(1), 74–95. https://doi.org/10.1177/0974686217701467.
Ravanelly, T. A., & Soetardjo, M. N. (2023). the Effect of Financial distress, Thin Capitalization and Capital Intensity on Tax avoidance. Klabat Accounting Review, 4(1), 1–24.
Santoso, Y. I. (2020). Dirjen pajak angkat bicara soal kerugian Rp. 68,7 triliun dari penghindaran pajak. Kontan.co.id.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Baytur Adistiya Oktavia, Gita Arasy Harwida

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.














