Pengaruh Variasi Kecepatan Udara Terhadap Laju Perpindahan Panas Pada Pendinginan Panel Surya

Main Article Content

Muhammad Munthaha Gunawan Rudi Cahyono Pathur Razi Ansyah

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, energi matahari mampu diubah menjadi energi listrik menggunakan panel surya (photovoltaic). Namun banyak permasalahan muncul sehingga mengurangi performanya, salah satunya adalah temperatur panel yang meningkat mengakibatkan efisiensinya turun, sehingga panel surya perlu dijaga temperaturnya. Beberapa metode dilakukan untuk menjaga temperatur panel salah satunya yaitu didinginkan dengan hembusan udara. Pada prosesnya terjadi perpindahan panas secara konveksi baik natural maupun paksa. Oleh karena itu perlu diketahui besar energi yang dipindahkan agar metode pendinginan dengan hembusan udara menjadi efektif. Pada penelitian ini dilakukan analisis seberapa besar pengaruh kecepatan udara terhadap laju perpindahan panas konveksi paksa dengan variasi kecepatan udara mulai dari 2 m/s - 5 m/s dengan interval kenaikan 1 m/s. Dari hasil pengujian didapat pada kecepatan udara 2 m/s temperatur berkisar 33,75 ℃ – 40,5 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 7,44 watt – 36,16 watt. Pada kecepatan udara 3 m/s temperatur berkisar 33,62 ℃ – 39,44 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 9,56 watt – 43,69 watt. Pada kecepatan udara 4 m/s temperatur berkisar 33,54 ℃ – 38,25 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 11,41 watt – 46,29 watt. Pada kecepatan udara 5 m/s temperatur berkisar 33,43 ℃ – 37,6 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 12,66 watt – 49,58 watt.

Article Details

How to Cite
MUNTHAHA, Muhammad; CAHYONO, Gunawan Rudi; ANSYAH, Pathur Razi. Pengaruh Variasi Kecepatan Udara Terhadap Laju Perpindahan Panas Pada Pendinginan Panel Surya. POROS TEKNIK, [S.l.], v. 12, n. 1, p. 29-34, june 2020. ISSN 2442-7764. Available at: <https://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/porosteknik/article/view/941>. Date accessed: 30 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.31961/porosteknik.v12i1.941.
Section
Artikel

References

[1] Gede Widayana, “PEMANFAATAN ENERGI SURYA,” pp. 37–46, 1389.
[2] S. Kalogirou, “The potential of solar industrial process heat applications,” Appl. Energy, vol. 76, no. 4, pp. 337–361, 2003, doi: 10.1016/S0306-2619(02)00176-9.
[3] Safrizal, “RANCANGAN PANEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK Jurnal DISPROTEK,” J. Disprotek, vol. 8, no. 2, pp. 75–81, 2017.
[4] I. Masya, B. Trisno, and Hasbullah, “Pemanfaatan Tenaga Surya Menggunakan Rancangan Panel Surya Berbasis Transistor 2N3055 Dan Thermoelectric Cooler,” Electrans, vol. 12, no. 2, pp. 89–96, 2016.
[5] J. K. Tonui and Y. Tripanagnostopoulos, “Performance improvement of PV/T solar collectors with natural air flow operation,” Sol. Energy, vol. 82, no. 1, pp. 1–12, 2008, doi: 10.1016/j.solener.2007.06.004.
[6] Jotho, “Uji eksperimental pengaruh perubahan temperatur lorong udara terhadap koefisien perpindahan panas konveksi pelat datar,” 2010.
[7] C. . Kothandaraman, FUNDAMENTALS OF HEAT AND MASS TRANSFER. 2006.
[8] A. Walujodjati, “Perpindahan Panas Konveksi Paksa,” Maj. Ilm. Momentum, vol. 2, no. 2, pp. 21–24, 2013.
[9] Y. A. Changel, Heat transfer. 2002.
[10] R. Ufie, “Studi Eksperimental Pengaruh Kecepatan Udara (V) terhadap Karakteristik Perpindahan Panas Konveksi Paksa Pelat Data,” J. Teknol., vol. 5, no. V, 2010.