Perencanaan Ulang Tebal Lapis Perkerasan Jalan Ruas Mabuun – Sp. Empat Haruai dengan Menggunakan Metode AASHTO’93

Main Article Content

Jamaludin Jamaludin
fathurrozi fathurrozi

Abstract

Dengan  adanya pertumbuhan jumlah lalulintas harian rata-rata (LHR)  yang melintas pada Ruas jalan Mabuun – Sp. Empat Haruai, masalah tingkat layanan kapasitas dukung konstruksi perkerasan  mengalami penurunan. Berdasarkan permasalahan ini perlu dilakukan perencanaan ulang untuk menghitung tebal lapisan perkerasan berdasarkan jumlah beban lintasan kendaraan yang melintas terhadap karakteristik tanah dasar pada ruas jalan Mabuun – Sp. Empat Haruai ini. Perencanaan ulang tebal lapis konstruksi jalan ini bertujuan agar dapat memberikan layanan selama umur rencana hingga tahun 2032, maka berapakah dimensi yang diperlukan untuk masing-masing lapisan perkerasan, yakni lapis permukaan , lapis pondasi atas, lapis pondasi bawah. Pada perencanaan ini dilakukan pengamatan langsung di lapangan yaitu ruas jalan Mabuun – Sp. Empat Haruai. Analisa perhitungan ulang dilakukan dengan Metode American Assosiation of State Highway and Transportation Officials 1993 (AASHTO’93). Dari hasil pembahasan diperoleh faktor pertumbuhan lalulintas (i) 5,668 % pertahun. Pada subgrade diperoleh CBR karakteristik 6,404 %, dengan meggunakan Structural Number (SN) 6, diperoleh D1 lapis permukaan (Surface) 10 cm, D2 lapis pondasi atas (Base) 15 cm, dan D3 lapis pondasi bawah (Sub Base) 61 cm.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Artikel
Author Biographies

Jamaludin Jamaludin, Politeknik Negeri Banjarmasin

Jurusan Teknik Sipil

fathurrozi fathurrozi, Politeknik Negeri Banjarmasin

Jurusan Teknik Sipil

References

[1] AASHTO, 1993, Guide for design of pavement structur 1993, American Assosiation of State Highway and Transportation Officials, Washington D.C.20001.
[2] Direktorat Jendral Bina Marga, 1997, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Jakarta.
[3] Direktorat Jendral Bina Marga, 2010, Buku Spesifikasi Umum, edisi revisi 3, Jakarta.
[4] Direktorat Jendral Bina Marga. 2012, Pedoman Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Menggunakan Metode AASHTO 1993. Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.
[5] Sukirman, Silvia, 1992. Perkerasan lentur jalan raya, Nova, Bandung.
[6] Sukirman, Silvia, 2010. Tebal struktur perkerasan lentur, Nova, Bandung.