PENGENDALIAN MUTU AGREGAT KELAS A DAN KELAS B PADA PEKERJAAN JALAN SUNGAI ULIN-MATARAMAN

Main Article Content

Fathurrozi .
Sesiliana Ina Gorang

Abstract

Pengendalian mutu merupakan salah faktor penting yang dapat memberikan informasi
sebagai tolok ukur, apakah suatu pekerjaan sudah sesuai dengan yang diinginkan. Ada
beberapa pemeriksaan laboratorium yang perlu dikerjakan untuk mengetahui mutu agregat
kelas A dan kelas B , yaitu Atterberg (pemeriksaan konsistensi tanah), analisa saringan,
abrasi, percobaan pemadatan, CBR (California Bearing Ratio), dan pemeriksaan lapangan
dengan metode sand cone test.
Pengendalian mutu ini mengcu pada buku Spesifikasi Umum tahun 2010 (rev.2) yang
diterbitkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jendral Bina Marga Repubik
Indonesia. Sedangkan objek penelitian ini dilakukan pada pekerjaan jalan Sungai Ulin-
Mataraman,yaitu pada pekerjaan lapis pondasi agregat kelas A dan lapis pondasi agregat
kelas B sepanjang dari Sta 11+975 s/d sta 13+000.
Hasil yang diperoleh unluk material LPA, memperlihatkan semua titik berada pada nilai
kadar air antara 5.10% s/d 6.20%, sesuai spesifikasi, kadar air berada pada rentang 3%
dibawah kadar air optimum dan 1% diatas kadar air optimum yaitu antara rentang 3,5% -
7,5%. berat kering maksimum LPA, ?d (lab) yang direncanakan 2,170 gc/cc dengan derajat
kepadatan adalah 100%, hasil lapangan memberikan nilai kepadatan antara ?d =101.19 gc/cc
s/d 108.45 gc/cc.Unluk material LPB, ada 4 STA dengan kadar air diluar rentang kadar air
4,4% - 7,4%. yaitu STA 12+100 = 8,7%, STA 12+200 = 8,1%, STA 12+400 = 9,6% dan STA
12+600 = 8,6%. Solusinya adalah dengan mengeringkan melalui sinar matahari dalam waktu
tertentu maka kadar air lapangan akan turun sampai pada rentang yang disyaratkan. Berat
kering maksimum LPB, ?d (lab), direncanakan 2,170 gc/cc dengan derajat kepadatan adalah
>=95%. Dari hasil lapangan memberikan nilai ?d =106.78 gc/cc s/d 112.73 gc/cc, kecuali pada
satu titik dengan derajat kepadatan adalah =99.92, namun masih >=95%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Artikel