Pengaruh Perbedaan Nilai Risk Priority Number Failure Mode And Effects Analysis Terhadap Mechanical Availabilty Unit Mining Truk HD785 Series

Main Article Content

Muhammad Syafwansyah Effendi
Muhammad Khafidz Arifin
Noor Rahman

Abstract

Kinerja (performance) dari suatu mesin tergantung pada; reliability dan availability peralatan yang digunakan, lingkungan operasi, efisiensi pemeliharaan, proses operasi dan keahlian operator, dan lain-lain. Jika reliability dan availability suatu system rendah, maka usaha untuk meningkatkannya kembali adalah dengan menurunkan laju kegagalan atau meningkatkan efektifitas perbaikan terhadap tiap-tiap komponen atau system. Failure Mode and Effects Analysis atau FMEA merupakan sebuah metodologi yang digunakan untuk mengevaluasi kegagalan terjadi dalam sebuah sistem, desain, proses, atau pelayanan (service). Identifikasi kegagalan potensial dilakukan dengan cara pemberian nilai atau skor masing-masing moda  kegagalan berdasarkan atas tingkat kejadian (occurrence), tingkat keparahan (severity), dan tingkat deteksi (detection). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh dari nilai Risk Priority Number (RPN)  dengan metode Failure Mode and Effects Analysis masing-masing komponen yang beresiko mengalami kegagalan dari mining truk HD785 terhadap nilai mechanical availability (MA) dan menentukan komponen yang mempunyai RPN paling tinggi. Data berupa nilai RPN berdasarkan metode failure and effect analysis sebagai variabel bebas dan availability sebagai variable terikat, yang kemudian di analisa dengan regresi, untuk mencari hubungan pengaruh rata-rata Nilai RPN terhadap mechanical availability. Dapat disimpulkan bahwa Nilai RPN berpengaruh cukup significant terhadap nilai availability tetapi nilai tersebut tidak berbanding lurus. Hal tersebut disebabkan nilai availability tidak hanya dihitung dari tingkat severity, tetapi juga nilai dari occurrence dan detection. Hal ini dibuktikan pada nilai RPN 192 dengan availability 22,92%, nilai RPN 320 dengan availability 80,54%, nilai RPN 240 dengan availability 41,96%, dan nilai RPN 128 dengan availability 93,73%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Artikel
Author Biographies

Muhammad Syafwansyah Effendi, Politeknik Negeri Banjarmasin

Jurusan Teknik Mesin

Program Studi D3 Teknik Alat Berat

Muhammad Khafidz Arifin, Politeknik Negeri Banjarmasin

Jurusan Teknik Mesin

Program Studi D3 Teknik Alat Berat

Noor Rahman, Politeknik Negeri Banjarmasin

Jurusan Teknik Mesin

Program Studi D3 Teknik Alat Berat

References

[1] R. Rahmad, P. Pratikto, and S. Wahyudi, “Penerapan Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dalam Implementasi Total Productive Maintenance (TPM) (Studi Kasus Di Pabrik Gula PT. ‘Y’.),” Rekayasa Mesin, vol. 3, no. 3, pp. 431–437, 2012.
[2] E.Nursubiyantoro & Triwiyanto, “Sistem Manajemen Perawatan Unit MMU Pump dan Oil Shipping Pump,” Ind. Eng. Conf., vol. 5, no. September, pp. 1–7, 2012.
[3] C. E. Ebeling, An Introduction to Reliability and Maintainability Engineering. Singapore,: McGraw-Hill Book, 1997.
[4] M. Mohammadi, P. Rai, and S. Gupta, “Performance Measurement of Mining Equipment,” Int. J. Emerg. Technol. Adv. Eng., vol. 5, no. 7, pp. 240–248, 2015.
[5] D. H. Stamatis, Failure Mode and Effect Analysis FMEA from Theory to Execution. Milwaukee: ASQC Quality Press, 1995.
[6] J. Moubray, Reliability Centered Maintenance, Second Edi. Industrial Press Inc.
[7] A. M. Morad, “Reliability-Centered Maintenance for Off-Highway Truck: Case Study of Sungun Copper Mine Operation Equipment,” 2014, doi: https://doi.org/10.1115/IMECE2013-66355
[8] M.Qarahasanlou,NouriR.Khalakokakaei, R.Ataei, “Operating Environment-Based Availability Impor-tance Measures for Mining Equipment (Case Study: Sungun Copper Mine),” J. Fail. Anal. Prev., vol. 17, no. 1, pp. 56–67, 2017, doi: https://dx.doi.org/10.1007/s11668-016-0205-z.
[9] A. Mena, Rodrigo, Zio, Enrico, Kristjanpoller,Fredy,Arata,“Availability-based simulation and optimization modeling framework for open-pit mine truck allocation under dynamic constraints,” Elsevier logo Journals Books Int. J. Min. Sci. Technol., vol. 23, no. 1, pp. 113–119, 2013, doi: https://doi.org/10.1016/j.ijmst.2013.01.017.
[10] L. Bai, C. Shi, Y. Guo, Q. Du, and Y. Huang, “Quality Risk Evaluation of the Food Supply Chain Using a Fuzzy Comprehensive Evaluation Model and Failure Mode, Effects, and Criticality Analysis,” J. Food Qual., vol. 2018, 2018, doi: 10.1155/2018/2637075.
[11] F. Abike, S. Tiras, İ. Dünder, A. Bahtiyar, O. Akturk Uzun, and O. Demircan, “A New Scale for Evaluating the Risks for In-Hospital Falls of Newborn Infants: A Failure Modes and Effects Analysis Study,” Int. J. Pediatr., vol. 2010, pp. 1–9, 2010, doi: 10.1155/2010/547528.
[12] T. Cheng, W. Li, W. Lu, and Y. Shi, “Heat transfer and failure mode analyses of ultrahigh-temperature ceramic thermal protection system of hypersonic vehicles,” Math. Probl. Eng., vol. 2014, 2014, doi: 10.1155/2014/412718.
[13] H. H, “Reliability Centered Maintenance Different Implementation Approaches,” Eng. Maint., 2016, doi: https://dx.doi.org/10.1201/9781420031843.ch6.
[14] D. Zhou, Y. Tang, and W. Jiang, “A Modified Model of Failure Mode and Effects Analysis Based on Generalized Evidence Theory,” Math. Probl. Eng., vol. 2016, no. iii, 2016, doi: 10.1155/2016/4512383.