PEMANFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK ALTERNATIF PADA MUSHOLA NURUL HIKMAH KELURAHAN LOKTABAT UTARA-BANJARBARU UNTUK MENCAPAI GREEN-ENERGY MOSQUE

Authors

  • Gunawan Rudi Cahyono Universitas Lambung Mangkurat
  • Rachmat Subagyo Prodi Teknik Mesin, Universitas Lambung Mangkurat
  • Pathur Razi Ansyah Prodi Teknik Mesin, Universitas Lambung Mangkurat
  • M. Nizar Ramadhan Prodi Teknik Mesin, Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Firdaus Jauhari Prodi Teknik Mesin, Politeknik Negeri Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31961/impact.v4i1.1232

Abstract

Indonesia mempunyai potensi energi matahari yang cukup besar, karena terletak didaerah tropis. Energi surya adalah energi yang sangat bersahabat karena tidak bersifat polutif, tidak dapat habis dan gratis. Mushola Nurul Hikmah sebagai salah satu pusat peribadatan yang berada di daerah Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru Utara mempunyai motto pengembangan mushola bernuansa hijau baik dari segi tata letak, tata kelola lingkungan, maupun sumber energi yang digunakan. Dari segi tata kelola dan tata letak lingkungan, pihak pengurus Mushola telah menempatkan taman hijau dan perkebunan hidroponik. Dari segi sumber energi listrik, mereka masih menggunakan sumber utama dari PLN dan genset. Kelemahan genset terkait masalah polusi dan suara yang mengganggu kekhusyuan peribadatan. Pihak pengurus mushola beberapa kali mendapatkan keluhan dari Jamaah terkait dengan suara kebisingan tersebut sehingga sangat diperlukan solusi yang lebih efisien baik dari segi daya maupun polusi yang ditimbulkan. Salah satu teknologi energi yang bisa dimanfaatkan dengan minim polusi udara dan suara adalah teknologi panel surya yang bisa mengkonversi langsung intensitas cahaya matahari menjadi sumber energi listrik alternatif. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan panel surya adalah: besarnya beban total yang akan digunakan, jumlah Modul yang diperlukan, jenis atau karakteristik Modul yang akan dipilih, posisi lintang lokasi dimana system SHS akan dipasang dan besarnya kapasitas AKI yang diperlukan. Apabila akan dilakukan instalsi secara bertahap sesuai perencanaan anggaran, maka kapasitas daya AKI dan Panel surya seterusnya idealnya harus sama dengan yang sebelumnya sudah terpasang, agar tidak terjadi overcharge dan overload. Dengan mengikuti langkah-langkah perencanaan yang telah diuraikan diatas, maka kesesuaian antara kebutuhan, harga, dan kualitas akan dicapai.

Kata kunci: energi surya, beban total, Modul, posisi lintang, kapasitas AKI

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gede Widayana, 2012, Pemanfaatan Energi Surya, Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, FTK, UNDIKSHA, ISSN 0216-3241.
Evrita Lusiana Utari, Ikhwan Mustiadi, Yudianingsih, 2018, Pemanfaatan Energi Surya Sebagai Energi Alternatif Pengganti Listrik Untuk Memenuhi Kebutuhan Penerangan Jalan di Dusun Nglinggo Kelurahan Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo, Jurnal Pengabdian “ Dharma Bakti “ Vol.1, No. 2, Agustus 2018.
I Made Aditya Nugraha, 2020, Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Pada Kapal Nelayan: Suatu Kajian Literatur, ©Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, Vol. 4 No. 2 November 2020, www.ejournalfpikunipa.ac.id.
Djoko Adi Widodo, Suryono, Tatyantoro A., Tugino, 2009, Pemberdayaan Energi Matahari Sebagai Energi Listrik Lampu Pengatur Lalu Lintas, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.
Hasbi Assiddiq S,Irma Dinahkandy, 2018, Studi Pemanfaatan Energi Matahari Sebagai Sumber Energi Alternatif Terbarukan Berbasis Sel Fotovoltaik Untuk Mengatasi Kebutuhan Listrik Rumah Sederhana di Daerah Terpencil, Jurnal Teknik Mesin UNISKA Vol. 03 No. 02 November 2018 p-ISSN 2502-4922,e-ISSN 2615-0867.

Downloads

Published

2022-03-09