Analisis Kebutuhan Pembangunan Fasilitas Kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan Menggunakan Wakaf dengan Metode ANP

Authors

  • Muhammad Yassir Fahmi Prodi ST ALKS Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Manik Mutiara Sadewa Prodi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah, Politeknik Negeri Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31961/ijaaf.v2i1.1428

Keywords:

ANP, Clinic, Health Sector, Waqf

Abstract

Untuk menentukan penggunaan harta wakaf, nazhir atau lembaga wakaf perlu melakukan analisis kebutuhan sehingga harta wakaf benar-benar bermanfaat bagi masyarakat (mawquf ‘alaih). Pembangunan di bidang kesehatan merupakan salah satu penggunaan harta wakaf. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan prioritas kebutuhan pembangunan fasilitas pada bidang kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan menggunakan harta wakaf dengan metode ANP (Analytical Network Process) berdasarkan pendapat nazhir, wakif, pemerintah dan akademisi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembangunan fasilitas layanan kesehatan merupakan kebutuhan prioritas di Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sedangkan klinik merupakan kriteria yang paling utama dalam pembangunan fasilitas layanan kesehatan di provinsi ini menggunakan harta wakaf.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alias, N.A.B., Rozali, E.A., & Sidek, R.S.M. (2015). The History of Waqf Fund Development at Hospital Fatih, Istanbul (1470-1481M). Proceedings of the 6th International Symposium on Islam, Civilization and Science, UKM Malaysia.

BPS. (2022). Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Provinsi dan Daerah 2021-2022. https://www.bps.go.id/indicator/23/192/1/ persentase-penduduk-miskin-menurut-provinsi.html

Charities Aid Foundation. (2021). CAF World Giving Index 2021: A Global Pandemic Special Report, June 2021.

Hazami, Bashlul. (2016). Peran dan Aplikasi Wakaf dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat di Indonesia. Analisis, 16(1), 173-204.

Kasdi, Abdurrahman. (2014). Model Pemberdayaan Wakaf Produktif di Indonesia. ZISWAF, 1(1), 108-122.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Laporan Akhir Kajian Kinerja Bidang Kesehatan pada RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan, Review Indikator Bidang Kesehatan pada RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2015-2021. http://eprints.ulm.ac.id diakses tanggal 28 September 2021.

Rusydiana, A.S, & Abrista, D. (2017). Analisis Pengelolaan Dana Wakaf Uang di Indonesia: Pendekatan Metode Analytical Network Process (ANP). Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam, 10(2), 115-133

Rusydiana, A.S, Sudana, & Lina Marlina. (2019). Manakah Prioritas Sektor Pengembangan Wakaf di Indonesia? Al-Masraf: Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan, 4(1), 7-16.

Rusydiana, A.S. (2018). Kriteria Pemilihan Lembaga Wakaf di Indonesia: Pendekatan Multicriteria Decision Making. Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah, 6(2), 185-205.

Saaty, T.L. (1977). A Scaling Method for Priorities in Hierarchical Structures. Journal of Mathematical Psychology, 15, 234-281.

Usman, Nurodin. (2014). Pengelolaan Wakaf Produktif untuk Kesehatan (Studi Kasus Bandha Wakaf Masjid Agung Semarang). Muaddib, 4(2), 1-20.

Wan Ismail, Wan Abdul Fattah, Johari, Fuadah, & Baharuddin, Ahmad Syukran. (2019). Implementation of Healthcare Waqf: A Case Study of Universiti Sains Islam Malaysia’s Health Specialist Clinic. Al-Shajarah: Journal Islamic Thought and Civilization (ISTAC), 125-148.

Downloads

Published

2022-06-30

Issue

Section

Articles