Modifikasi Geometri Peledakan Pada Sisi Free Face Di Area Low Wall Tambang Batubara

Main Article Content

Ahmad Rizani Sofwan Hadi Muhammad Aril Asy'ari

Abstract

Faktor yang mempengaruhi penanganan peledakan pada sisi free face menggunakan modifikasi geometri adalah material hasil peledakan yang terdapat pada sisi free face keras sehingga menyebabkan digging time suatu alat gali tidak optimal dan dapat menimbulkan permasalahan yang dapat menghambat aktivitas peledakan berikutnya. Lokasi studi penelitian terletak di PT Kalimantan Prima Persada Jobsite PT Bhumi Rantau Energi di Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang diperoleh berupa data digging time alat gali di area free face, geometri peledakan dan powder factor, dimana data diolah menggunakan rumus ICI Explosives (Rule of Tumb) untuk memodifikasi geometri agar sesuai dengan kondisi jenjang di lapangan.


Hasil dari geometri peledakan aktual kemudian didapatkan rata-rata digging time alat gali pada sisi free face di area low wall pada tambang batubara. Setelah dilakukan modifikasi geometri, digging time alat gali lebih optimal dari pada sebelumnya. Permasalahan yang sebelumnya menghambat aktivitas peledakan diharapkan dapat lebih mudah diatasi dalam melakukan prepare lokasi peledakan, sehingga dapat diketahui sejauh mana modifikasi geometri peledakan dilakukan sebagai alternatif untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.


Berdasarkan geometri peledakan aktual didapatkan rata-rata digging time untuk PC 1250 pada sisi free face PIT Mahoni low wall selama 12,63 detik. Setelah dilakukan modifikasi geometri nilai digging time lebih optimal sebesar 10,60 detik. Prepare lokasi pemboran dan peledakan lebih rapi, rata dan bebas dari bund wall yang lebih banyak serta unit drilling lebih mudah dalam melakukan reposisi pada sisi free face.

Article Details

How to Cite
RIZANI, Ahmad; HADI, Sofwan; ASY'ARI, Muhammad Aril. Modifikasi Geometri Peledakan Pada Sisi Free Face Di Area Low Wall Tambang Batubara. POROS TEKNIK, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 60-66, dec. 2018. ISSN 2442-7764. Available at: <http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/porosteknik/article/view/696>. Date accessed: 22 sep. 2019. doi: https://doi.org/10.31961/porosteknik.v10i2.696.
Section
Artikel

References

[1] Anonim. 2011, Modul Diklat Juru Ledak Kelas 2. Pendidikan Dan Pelatihan Juru Ledak Teknologi Mineral dan Batubara, Bandung.
[2] Bhandari. S, 1997, Engineering Rock Blasting Operations. Department Of Mining Engineering, J.N.V. University, Jodhpur, India.
[3] Koesnaryo. 2001, Rancangan Peledakan Batuan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
[4] Kurniawan H, 2017, Kegiatan Peledakan pada Overburden di PT. KPP Jobsite PT. BRE Provinsi Kalimantan Selatan, Laporan Prakterk Kerja Lapangan Teknik Pertambangan Politeknik Negeri Banjarmasin.
[5] Ikhwan. H, 2015, Penggunaan Elektronik Detonator Dyno Nobel Guna Mereduksi Biaya Pembongkaran Overburden Batubara. Skripsi. Program Studi Teknik Pertambangan. Universitas Islam Bandung.
[6] Marsudi. R, 2009, Geometri Ruang. Modul Diklat Guru Pengembang Matematika SMP, Departemen Pendidikan Nasional (PMPTK) dan (P4TK) Matematika Yogyakarta.
[7] Munawir, Andi Ilham S, Anshariah, 2015, Analisis Geometri Peledakan Terhadap Ukuran Fragmentasi Overburden pada Tambang Batubara PT. Pama Persada Nusantara Jobsite Adaro Kalimantan Selatan, Jurnal Geomine, Vol. 01, April 2015.
[8] Setyana, Awang Harun, dan Prada D. Silitonga.“Tectonicrevelsal in East Barito Basin, South Kalimantan: Consideration of the Type of inversion structures and petroleum system significane.” (1994): 57-74.
[9] Rosyad F, Zaenal, Solihin, 2016, Evaluasi Geometrik Peledakan untuk Menghasilkan Fragmentasi yang diinginkan pada Kegiatan Pemberian Batuan Andesit di PT. Mandiri Sejahtera Sentra, Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat, Prosiding Teknik Pertambangan, Vol.2 No.1Tahun 2016.