ANALISIS PENGARUH BATUAN DASAR SEBAGAI PEMBENTUK KEASAMAN DI SEKITAR LOKASI PENAMBANGAN BATUBARA DI PT BNJM SITE BAHALANG DESA LALAP KABUPATEN BARITO TIMUR

  • Lyna MARLINA, K ST.,MT ATPN BANJARBARU

Abstract

Tingkat pencemaran di lokasi penelitian ditimbulkan karena adanya kontaminasi antara batuan dasar/material yang terekspose dengan udara, dan air (baik air dari dalam lokasi penambangan maupun air hujan). Unsur logam berat yang terdapat dalam timbunan overburden maupun batubara beroksidasi dengan mineral-mineral sufida sehingga menimbulkan potensi air asam tambang, kondisi tersebut akan meningkatkan peluang terjadinya pencemaran kualitas air.


Sedangkan pada batuan dasar dan lapisan batubara merupakan sumber pencemar, hal tersebut diketahui dari hasil uji analisis sampel tanah dan pengamatan langsung di lapangan, membuktikan bahwa sumber potensi air asam tambang berasal dari area lokasi penambangan, yang mana lokasi penambangan tersebut dipengaruhi oleh adanya lapisan batuan pembentukan batuan asal/dasar.


 Hal tersebut berhubungan langsung dengan aktivitas pembongkaran dan penggalian bahan galian yaitu batubara, yang pada kandungan lapisan batuan seperti carbon mudstone di roof, mudstone di parting, dan batulempung juga berpotensi terhadap pembentukan reaksi asam. Dengan kisaran kedalaman masing-masing lapisan adalah sekitar 0,6 meter, sehingga apabila terjadi suatu kegiatan terhadap tanah/bahan galian tersebut, maka dampaknya adalah menimbulkan adanya reaksi dari air asam tambang, yang mengakibat terjadinya pencemaran terhadap lingkungan sekitar. Baik pencemaran terhadap kualitas air maupun terhadap kualitas tanah.

References

1. Asdak, Chay. 1995, Hidrologi Dan Pengelolaan Daerah Lingkungan Daerah Aliran Sungai. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
2. Alfred, E. 1996, Overburden Analysis Methods To Predict Acid Drainage Potential, Seminar Air Asam Tambang. Institue Teknologi Bandung
3. BLYTH, F.G.H and M.H. de FREITAS, 1974. ‘”Geology for Engineers, English Language Book Society”, Edward Arnold Publishers Ltd. 41 Bedford Square, London WC 1B3DQ.6.
4. BOGGS, S. JR., 1987.” Principles of Sedimentology and Stratigraphy”., Merrill PublishingCompany, ISBN 0-675-20487-9.7.
5. PT Gramedia “Batuan dan Pertambangan”, Jakarta 1979
6. CHARLES H. FLETCHER & GILL WISWAL, C., 1987. “Investigating the Earth: A Geology Laboratory”., Text ,Wm C. Brown Publishers, Inc.
7. Canter, 1977. Penggolongan Status Mutu Air. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
8. Ferguson, Erickson. 1988, Pre-mine Prediction Of Acid Mine Drainage In Enviromental Management Of Solid Waste, Eds W. Salomons & U.Forstner, Springer-Verlag, Berlin
9. Hartman, 1990. Inductory Of Mining Engineering, USA
10. Litbang, 2012. Penelitian Penanggulangan Air Asam Tambang Pada Tambang Batubara Di Kalimantan Timur Dan Kalimantan Selatan.
11. Parliyanto D, 1996. Penggolongan Jenis Batuan Pembentuk Asam. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
12. Suratmo, F. 2007, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
13. U.S. Enviromental Protection Agency Office Of Solid Waste Special Branch 401 M Street, SW Washington, DC 20460. Acid Mine Drainage Prediction.
Published
2019-11-26
How to Cite
MARLINA, K ST.,MT, Lyna. ANALISIS PENGARUH BATUAN DASAR SEBAGAI PEMBENTUK KEASAMAN DI SEKITAR LOKASI PENAMBANGAN BATUBARA DI PT BNJM SITE BAHALANG DESA LALAP KABUPATEN BARITO TIMUR. Jurnal INTEKNA : Informasi Teknik dan Niaga, [S.l.], v. 19, n. 2, p. 69-72, nov. 2019. ISSN 2443-1060. Available at: <http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/intekna/article/view/733>. Date accessed: 13 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.31961/intekna.v19i2.733.