Bahan Bakar Gasohol (Premium-Bioetanol) Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Pretreatment Lignocellulotic Material Dan Fermentasi

  • Teguh Suprianto Politeknik Negeri Banjarmasin Jur.Teknik Mesin
  • Sigit Mujiarto Politeknik Negeri Banjarmasin Jur.Teknik Mesin
  • Muhammad Kasim Politeknik Negeri Banjarmasin Jur.Teknik Mesin

Abstract

Peningkatan permintaan energi menyebabkan menipisnya sumber cadangan minyak dunia serta permasalahan emisi dari bahan bakar fosil memberikan tekanan pada setiap negara untuk segera memproduksi dan menggunakan energy terbarukan, salah satu energi terbarukan yang sedang dikembangkan adalah energi yang berasal dari biomassa yakni bioetanol.

Konversi bahan lignoselulosa menjadi bioetanol mendapat perhatian penting karena bioetanol dapat digunakan sebagai bahan bakar. Salah satu kendala dalam konversi ke bioetanol adalah Lignoselulosa merupakan bahan yang amat rapat, sehingga pada kondisi biasa bersifat inert dan tak bisa ditembus air, bahkan enzim sehingga diperlukan suatu pretreatment untuk membuka struktur rapat dari bahan lignoselulosa agar air dan enzim selulosa dapat mencapai selulosa sehingga bioetanol yang dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi.

Dalam penelitian ini dilakukan percobaan pretreatment. Salah satu pretreatment yakni dengan menggunakan larutan encer asam kuat (chemical pretreatment material), dalam hal ini H2SO4. Setelah itu dilakukan fermentasi selama 32, 41, 48, 55 dan 62 hari. Hasil fermentasi kemudian didestilasi untuk menghasilkan etanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama masa fermentasi maka akan semakin sedikit volume hasil destilasi yang dihasilkan. Hasil terbaik diperoleh pada fermentasi 41 hari.

 

Published
2016-11-01
How to Cite
SUPRIANTO, Teguh; MUJIARTO, Sigit; KASIM, Muhammad. Bahan Bakar Gasohol (Premium-Bioetanol) Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Pretreatment Lignocellulotic Material Dan Fermentasi. INTEKNA, [S.l.], v. 16, n. 2, p. 166-173, nov. 2016. ISSN 2443-1060. Available at: <http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/intekna/article/view/360>. Date accessed: 20 sep. 2017.
Section
Articles