Analisis Antrian Model Multi Channel - Singel Phase Dan Optimalisasi Layanan Akademik (Studi Kasus Pada STMIK ASIA Malang)

  • Sunu Jatmika
  • Broto Poernomo Tri Prasetyo STMIK ASIA MALANG

Abstract

Antrian merupakan hal penting dalam manajemen operasi. Sistem antrian bisa diketemukan pada sektor industri maupun sektor jasa. Antrian bisa barisan orang atau barang yang menunggu untuk dilayani dan meninggalkan barisan setelah dilayani.


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pelayanan yang diberikan perguruan tinggi sehubungan dengan berapa cepat pemenuhan kebutuhan mahasiswa dibidang akademik.


Hasil menunjukkan bahwa model jenis antrian pelayanan akademik yang digunakan di STMIK ASIA Malang adalah jenis antrian model Multi Channel - Singel Phase dengan menerapkan disiplin antrian yaitu First In – First Out (FIFO) . Pola kedatangan mahasiswa mengikuti distribusi poisson dengan nilai 15 mahasiswa/jam dan pola pelayanan berdistribusi eksponential dengan nilai rata-rata 17 mahasiswa/jam. Dari pengujian didapatkan tingkat intensitas pelayanan 88% sedangkan 12% untuk istirahat, jumlah rata-rata mahasiswa yang  dalam sistem 7.5, jumlah mahasiswa yang menunggu dalam antrian untuk dilayani 6.6, waktu  yang digunakan mahasiswa selama dalam sistem (menunggu untuk dilayani) 15 menit, waktu yang diharapkan oleh setiap mahasiswa untuk menunggu dalam antrian 13.4 menit. Jumlah optimal pegawai dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa adalah dengan melakukan penambahan 1-2 pegawai, maka waktu tunggu dalam sistem yang awalnya 30 menit menjadi 10 menit dan waktu tunggu dalam antrian yang awalnya 13.4 menit menjadi 5.38 menit.

Published
2017-07-08
How to Cite
JATMIKA, Sunu; TRI PRASETYO, Broto Poernomo. Analisis Antrian Model Multi Channel - Singel Phase Dan Optimalisasi Layanan Akademik (Studi Kasus Pada STMIK ASIA Malang). POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 41-46, july 2017. ISSN 2460-9552. Available at: <http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/Positif/article/view/396>. Date accessed: 20 sep. 2017.